Breaking News:

Berita Kendal

DPRD Kendal Gelar Paripurna Rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD

DPRD Kendal kembali menggelar sidang paripurna dalam rangka penyampaian KUPA PPAS Perubahan APBD tahun Anggaran 2021.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Penyerahan buku rancangan KUPA dan PPAS perubahan oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto kepada Ketua DPRD Muhammad Makmun dalam sidang paripurna, Kamis (5/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Di pekan pertama Agustus ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendal kembali menggelar sidang paripurna dalam rangka penyampaian rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD tahun Anggaran 2021.

Sidang paripurna dilaksanakan di ruang sidang DPRD Kendal dihadiri Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki, pimpinan DPRD, dan anggota dewan secara terbatas.

Dalam sambutannya, Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, terdapat beberapa perubahan anggaran yang diusulkan untuk dibahas tim anggaran pemerintah daerah dan badan anggaran DPRD dalam pembahasan RAPBD perubahan 2021.

Di antaranya, anggaran pendapatan daerah yang hendak dicapai turun setelah anggaran perubahan 2021 dari Rp 2,278 triliun menjadi Rp 2,244 trilun.

Besarnya anggaran pendapatan asli daerah (PAD) masih sama Rp 415,5 miliar, dana perimbangan turun dari Rp 1,768 triliun jadi Rp 1,734 triliun, dan lain-lain pendapatan yang sah dengan angka yang sama Rp 94,4 miliar.

"Anggaran belanja daerah sebelum perubahan Rp 2,312 triliun, setelah perubahan menjadi Rp 2,429 miliar," terangnya, Kamis (5/8/2021).

Selain itu, lanjut bupati, anggaran belanja modal naik dari Rp 174,6 miliar sebelum perubahan menjadi Rp 177 miliar.

Belanja tidak terduga turun dari Rp 7,8 miliar menjadi Rp 2,5 miliar, belanja transfer naik dari Rp 371 miliar menjadi Rp 374 miliar, pembiayaan netto naik dari Rp 33 miliar menjadi Rp 185 miliar.

Untuk pembiayaan penerimaan naik dari Rp 51 miliar menjadi Rp 197 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan turun dari Rp 18 miliar menjadi Rp 11,8 miliar.

"Beberapa poin di atas adalah garis besar proyeksi pendapatan APBD dalam rancangan KUPA dan PPAS perubahan Kabupaten Kendal tahun Anggaran 2021," terangnya.

Dico menambahkan, pembahasan rancangan KUPA dan PPAS perubahan disampaikan ke DPRD pada pekan pertama Agustus sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Sementara, penyusunan KUPA dan PPAS Perubahan mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2018 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Kendal tahun 2016-2021, Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Kendal, dan Peraturan Bupati Kendal Nomor 48 tahun 2021 tentang Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kendal 2021.

Rapat paripurna ditutup dengan penyerahan buku rancangan KUPA dan PPAS perubahan dari Bupati Kendal Dico M Ganinduto kepada Ketua DPRD Muhammad Makmun. 

"Selanjutnya,  rancangan KUPA dan PPAS perubahan akan dibahas bersama tim anggaran pemerintah daerah dan badan anggaran DPRD dalam pembahasan RAPBD perubahan 2021. Program prioritas yang direncanakan dalam KUPA dan PPAS untuk persiapan kegiatan sekaligus mendukung terlaksananya kegiatan pada 2021," tutur Dico. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved