Kamis, 4 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Olimpiade 2020

Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2021, Posisi Indonesia Turun Lagi

Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2021, Posisi Indonesia Turun Lagi, Urutan Berapa?

Tayang:
Alexander NEMENOV / AFP
Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2021, Posisi Indonesia Turun Lagi. Foto: Apriyani Rahayu dari Indonesia dan Greysia Polii dari Indonesia (kiri) merayakan setelah memenangkan pertandingan final bulu tangkis ganda putri melawan Jia Yifan dari China dan Chen Qingchen dari China pada Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. 

Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2021, Posisi Indonesia Turun Lagi

Baca Artikel Lainnya tentang Olimpiade 2021 di Sini

TRIBUNJATENG.COM - Posisi Indonesia di klasemen Olimpiade Tokyo 2021 turun lagi, Kamis (5/8/2021) malam.

Kamis pagi, Indonesia berada di posisi ke-43.

Namun Kamis malam, posisi Indonesia turun ke posisi ke-46.

Di atas Indonesia ada Austria dan Turki di posisi ke-43.

Kemudian posisi ke-45 ditempati oleh Serbia.

Baca juga: Banyak yang Tidak Sadar Greysia Polii Lari Ganti Raket Lalu Kelabuhi Pasangan China di Olimpiade

Baca juga: Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade 2021, Jokowi: Kado Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia

Baca juga: Kisah 2 Pelatih Badminton Asal Indonesia Cetak Sejarah untuk Negeri Orang di Olimpiade Tokyo 2020

Baca juga: Jaringan TV Korsel Minta Maaf soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade, Haiti: Tidak Cukup

Tambahan emas Greysia Polii/Apriyani Rahayu dari cabor bulu tangkis sempat mendongkrak posisi Indonesia di klasemen.

Namun kini posisi Indonesia terus menurun karena sudah tidak ada medali lagi yang diperebutkan atlet Indonesia.

Bulu tangkis adalah olahraga terakhir yang dimainkan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021.

Jika ditilik dari jumlah peserta Olimpiade Tokyo yang jumlahnya mencapai 205 negara, berada di urutan ke-46 sudah cukup bagus.

Indonesia juga tercatat sebagai negara dari Asia Tenggara yang meraih medali terbanyak.

Total Indonesia mengumpulkan 5 medali, yakni 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu.

Negara tetangga di Asia Tenggara yang sudah mendapat medali antara lain, Thailand (1 emas), Filipina (1 emas) dan Malaysia (1 perunggu).

Untuk level Asia, Indonesia termasuk peringkat ke-7.

Di atas Indonesia, ada 6 negara Asia yang lebih dominan, yakni China, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Qatar dan Hongkong.

Lihat Klasemen Lengkap Olimpiade Tokyo di Bawah Ini

Lihat Klasemen Olimpiade Tokyo 2021 Lengkap di Sini

Medali Lebih Banyak Dibanding Olimpiade Rio 2016

Perolehan medali kontingen Indonesia pada Olimpiade Tokyo 2021 meningkat dua keping dari edisi Rio 2016.

Kontingen Indonesia dipastikan mendapatkan total lima medali dari Olimpiade Tokyo 2021.

Rincian dari perolehan medali kontingen Indonesia dari Olimpiade Tokyo 2021 adalah satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Medali emas kontingen Indonesia tahun ini dipersembahkan oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayu dari cabor bulu tangkis nomor ganda putri.

Lagu "Indonesia Raya" akhirnya bergema di Tokyo tepat setelah Greysia/Apriyani menumbangkan unggulan kedua asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, pada partai final.

Greysia/Apriyani tampil sangat solid dan berhasil mengalahkan Chen/Jia dua gim langsung atau straight game dengan skor 21-19 dan 21-15.

Keberhasilan Greysia/Apriyani mengalahkan Chen/Jia membuat kontingen Indonesia dipastikan membawa pulang medali emas dari Olimpiade Tokyo 2021.

Beberapa jam setelah Greysia/Apriyani meraih medali emas, bendera Merah Putih kembali berkibar di podium Olimpiade Tokyo 2021.

Hal itu tidak lepas dari keberhasilan Anthony Sinisuka Ginting merebut medali perunggu cabor bulu tangkis nomor tunggal putra.

Anthony Ginting berhasil meraih medali perunggu seusai mengalahkan wakil Guatemala, Kevin Cordon, dua gim langsung dengan skor 21-11 dan 21-13.

Dengan demikian, Anthony Ginting menjadi atlet ketiga Indonesia yang berhasil membawa pulang medali perunggu dari Olimpiade Tokyo 2021.

Anthony Ginting mengikuti jejak dua lifter muda Indonesia, yakni Windy Cantika Aisah dan Rahmat Erwin Abdullah.

Windy Cantika Aisah yang kini masih berusia 19 tahun sukses merebut medali perunggu ketika turun di kelas 49 kg putri.

Di sisi lain, Rahmat Erwin Abdullah juga berhasil meraih medali perunggu setelah menempati peringkat ketiga di kelas 73 kg putra.

Terdapat satu kesamaan dari pencapaian Anthony Ginting, Windy Cantika Aisah, dan Rahmat Erwin Abdullah di Olimpiade Tokyo 2021.

Satu kesamaan itu adalah mereka bertiga berhasil meraih medali meskipun berstatus debutan pada Olimpiade Tokyo 2020.

Adapun satu-satunya medali perak kontingen Indonesia dari Olimpiade Tokyo 2020 dipersembahkan oleh Eko Yuli Irawan.

Lifter veteran berusia 32 tahun itu sukses meraih medali perunggu setelah berhasil menempati peringkat kedua di kelas 61 kg putra.

Meski belum berhasil meraih medali emas, Eko Yuli Irawan tetap mengukir sejarah berkat kesuksesan mendapatkan perak dari Olimpiade Tokyo 2021.

Eko Yuli Irawan kini menjadi atlet Indonesia dengan koleksi medali terbanyak dalam sejarah Olimpiade.

Secara keseluruhan, Eko Yuli Irawan sudah mengoleksi total empat medali Olimpiade sejak melakukan debut di ajang empat tahunan itu pada 2008.

Dengan raihan lima medali dari Tokyo, pencapaian kontingen Indonesia meningkat dari Olimpiade Rio 2016.

Pada Olimpiade Rio 2016, kontingen Indonesia tercatat sukses membawa pulang total tiga medali dengan rincian satu emas dan dua perak.

Medali emas kontingen Indonesia di Olimpiade Rio 2016 dipersembahkan oleh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dari cabor bulu tangkis nomor ganda campuran.

Adapun dua medali perak kontingen Indonesia di Olimpiade Rio 2016 lahir dari cabor angkat besi.

Peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 dari Indonesia adalah Eko Yuli Irawan (62 kg putra) dan Sri Wahyuni Agustiani (48 kg putri).

(*)

Baca Artikel Lainnya tentang Olimpiade 2021 di Sini

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved