Breaking News:

Berita Semarang

Hendi Pantau Pengisian Oksigen Gratis di Balaikota Semarang, Beberkan Data Covid-19 Terkini

Walikota Semarang Hendrar Prihadi langsung mengawasi pelaksananaan pengisian oksigen gratis di Balikota Semarang

Penulis: budi susanto | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Walikota Semarang Hendrar Prihadi langsung mengawasi pelaksananaan pengisian oksigen gratis di Balikota Semarang.

Dari pantuannya, Walikota Semarang menyampaikan, animo perserta pengisian oksigen gratis sangat banyak.

“Jika dilihat dari animo peserta, pastinya masyarakat sangat membutuhkan oksigen di tengah pandemi,” ucapnya, Jumat (6/8/2021).

Dilanjutkan pria yang akrab disapa Hendi itu, terselenggaranya acara dibantu oleh PT Langgeng Gas Nyata.

“Bersama Pemkot, PT Langgeng Gas Nyata membantu menyalurkan oksigen untuk masyarakat, dengan syarat memiliki KTP Semarang, dan membawa satu tabung,” ujarnya.

Ia juga tak menampik kebutuhan akan oksigen untuk masyarakat terpapar Covid-19 di Kota Semarang sangat tinggi.

“Menyoal kebutuhan oksigen awal Juli lalu sangat luar biasa dan sangat pelik, banyak masyarakat yang curhat ke saya, cari oksigen susah dan harganya mahal. Nah pengisian oksigen gratis seperti sekarang ini sangat dibutuhkan masyarakat dan jadi solusi kebutuhan oksigen,” jelasnya.

Ia juga sedikit menyinggung kondisi ketersediaan oksigen baru-baru ini di Kota Semarang.

“Meski sempat sedikit kekurangan, namun Dinkes masih bisa mengatasi kebutuhan oksigen dengan cara saling meminjam dari rumah sakit. Kekurangan itu masih bisa diatasi,” kata Hendi.

Sebelum mengakhiri perbincangan, Hendi menyampaikan hal positif terkait angka Covid-19 di Kota Semarang. Di mana angka terpapar Covid-19 di Kota Semarang menurun.

“Per 6 Agustus ini terdata 509 orang, angka tersebut jauh dari beberapa waktu lalu. Meski pun turun tapi Pemkot tidak bisa memutuskan kebijakan sendiri khususnya terkiat PPKM. Karena semua aturan mengikuti kebijakan pusat. Kalau kebijakan hari ini Jawa bali perpanjangan PPKM level 4 ya kami ikuti aturan, karena saya menyakini Presiden menyampaikan kebijakan itu pasti ada hal yang lebih positif untuk kepentingan bangsa,” tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved