Breaking News:

Berita Banyumas

Modus Minta Dibuatkan Kopi, TG Setubuhi Gadis di Bawah Umur di Banyumas

Peristiwa tersebut terjadi pada sekitar bulan Desember tahun 2020 lalu di dalam sebuah rumah di Desa Kradenan, Kecamatan Sumpiuh

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Humas Polresta Banyumas
Petugas reskrim Polresta Banyumas saat memeriksa TG (kanan) warga Banyumas karena melakukan tindak persetubuhan terhadap gadis dibawah umur, Selasa (3/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - TG (31) warga Banyumas diamankan polisi Satreskrim Polresta Banyumas karena melakukan tindak persetubuhan terhadap gadis dibawah umur, Selasa (3/8/2021). 

Korban adalah AN (16) perempuan warga Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas

Peristiwa tersebut terjadi pada sekitar bulan Desember tahun 2020 lalu di dalam sebuah rumah di Desa Kradenan, Kecamatan Sumpiuh. 

Pelaku melakukan aksinya terhadap korban, dengan modus meminta korban untuk membuatkan kopi.

Baca juga: Victoria Beckham Disebut Mirip Boneka Annabelle saat Pamer Gaun Favorit

Baca juga: Jadwal MotoGP 2021 Pekan Ini dan Keputusan Valentino Rossi Gantung Helm

Baca juga: A Tewas Bersimbah Darah di Gubuk Pinggir Jalan, Saksi Lihat Seseorang Bergegas Pergi

Sesaat setelah korban mengantarkan kopi kepada TG yang berada di kamar, TG menyuruh korban untuk tiduran. 

TG kemudian melakukan aksinya yang kemudian TG berkata akan menuruti apapun keinginan korban. 

Kasatreskrim Kompol Berry, mengatakan pihaknya bergerak melakukan penyidikan setelah mendapatkan laporan dari ADM. 

TG telah menghamili pelapor hasil dari hubungan mereka juga diduga TG telah menyetubuhi korban AN. 

Kejadian tersebut dapat diketahui saat pelapor ADM cek-cok dengan saksi kuat dengan pokok permasalahan pelapor mengandung anak dari hasil hubungannya dengan TG. 

Kebetulan pada saat itu korban AN mendengar cek cok tersebut dan kemudian AN mengatakan bahwa dirinya juga telah disetubuhi oleh TG," ungkap Berry kepada Tribunbanyumas.com.

"Setelah tim melakukan penyelidikan, TG berhasil diamankan saat berada di rumah orang tuanya di Kecamatan Kebasen. 

Pelaku diamankan beserta barang bukti berupa satu potong kaos lengan pendek warna biru, satu potong celana jeans warna biru, satu potong celana dalam warna abu abu dan satu potong BH warna abu abu. 

TG dijerat dengan Pasal 81 dan pasal 82 UU No. 35 Tahun 2014 Jo UU No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 (lima belas) tahun penjara. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved