Berita Nasional
Penipuan Bermodus Percintaan Marak Terjadi di Media Sosial, Kenali Ciri-cirinya!
Diketahui mayoritas korban Love Scam adalah perempuan yang terperdaya dengan penampilan pelaku di media sosial.
TRIBUNJATENG.COM - Tindak kejahatan yang populer dengan nama Love Scam atau penipuan dengan modus percintaan banyak dilakukan secara online melalui media sosial.
Dikutip dari unggahan akun Instagram resmi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), @ppatk_indonesia, pada Jumat (6/8/2021), kerugian yang ditimbulkan akibat Love Scam ini mencapai milyaran rupiah.
Diketahui mayoritas korban Love Scam adalah perempuan yang terperdaya dengan penampilan pelaku di media sosial.
Baca juga: David Noah Dipolisikan Atas Dugaan Penggelapan Dana Rp 1,1 Miliar
Pada umumnya wanita-wanita yang menjadi korban berusia separuh baya dan berstatus lajang.
Koordinator Kehumasan PPATK, M Natsir Kongah mengungkapkan berdasarkan laporan yang ditindak lanjuti, selama 2020-2021 sudah ada 20 kasus Love Scam yang terjadi.
"Kalau yang dari berdasarkan laporan yang ditindak lanjuti itu ya ini tahun 2020-2021 ada 20 kasus," kata Natsir kepada Tribunnews.com, Jumat (6/8/2021).
Karakteristik Love Scam
Natsir mengungkapkan ada beberapa ciri-ciri dari Love Scam.
Di antaranya yakni pelaku dan korban biasanya bertemu atau berkenalan di dunia maya.
Selain itu pelaku juga mayoritas berasal dari luar negeri, atau warga negara asing.
Parahnya, para pelaku ini tidak hanya menjalankan aksinya di Indonesia saja, tapi juga menyebar di beberapa negara lainnya.
"Jadi dari apa yang kita lihat Love Scam ini karakteristiknya itu pertama antara pelaku dan korban korban itu biasanya bertemu atau berkenalan di dunia maya."
"Dan ini kalau kita lihat pelakunya kebanyakan dari luar negeri.
Para pelaku ini tidak hanya di Indonesia saja dalam menjalankan aksinya, tapi juga menyebar di banyak negara lainnya," terang Natsir.
Dilansir ppatk.go.id, biasanya kejahatan Love Scam berawal dari perkenalan pelaku dan korban di Layanan Jejaring Sosial seperti Facebook.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-penipuan_20161029_072535.jpg)