Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Niat Aipda Roni Tiduri Riska Batal Gara-gara Sedang Datang Bulan, Teman Korban Jadi Sasaran

Satu persatu fakta mengejutkan terungkap dalam Sidang pembunuhan sadis Riska Fitria (21) dan AC (13) yang dilakukan oleh Oknum polisi Aipda Roni

Editor: galih permadi
SUAR.GRID.ID
Ilustrasi Kondisi Memprihatinkan Siswi SMP di Sumedang Setelah Diperkosa 5 Pria. 

Lantas Roni mengatakan kalau kedua korban tangkapan kasus narkoba. Namun karena terus-tersan bertanya, Roni pun mengancam istrinya dan mengurungnya di kamar.

"Saya ancam dia (istri) pak pakai keris, kalau dia cerita saya bunuh, istri saya kunci. Habis saya tarok di kamar langsung saya pigi ke kantor. Minggu saya pulang ke rumah," bebernya.

Saat tiba di rumah, terdakwa langsung melihat korban yang sudah terkulai lemas. Saat itu terdakwa mengangkat korban ke ruang tamu dan menghabisi nyawa korban satu per satu.

"Pulang ke rumah pagi jam 7, saya lihat kondisi korban lemas terduduk. Spontan saja saya cekek di ruang tamu, lalu saya bekap mukanya pakai bantal. Saat itu langsung udah enggak ada lagi (nyawa korban) pak," ucapnya.

Setelahnya, Roni pun memindahkan kedua korban yang sudah tak bernyawa lagi ke dalam mobil dan memaksa istrinya ikut menemaninya.

"Daya masukkan (korban) ke mobil, saya panggil istri, dia terkejut mau lari, saya paksa naik mobil, saya ancam. Saya bilang naik kau kalau enggak saya tikam pakai keris," ucapnya.

Selanjutnya, Roni pun mengakui kalau ia membuang kedua korban di tempat berbeda.

"Riska saya buang di parbaungan seperti jurang, lalu AC saya buang di pinggir jalan, kebetulan gak ada orang. Selanjutnya pulang ke rumah," katanya.

Roni mengaku kalau ia sempat dihubungi kantor terkait kematian kedua korban. Namun saat itu ia belum dicurigai sebagai pelaku pembunuhan.

"Ada dihubungi kantor, pas lagi piket. Awalnya masih cerita dia dibunuh saya biasa aja. Rupanya hari rabu di rumah, saya ditangkap," cetusnya.

Selanjutnya, saat hakim ketua menanyakan apakah Roni sudah berencana membunuh korban, terdakwa mengaku kalau semua yang ia lakukan spontan.

"Lakban dengan borgol saudara siapkan? Buat apa barang itu ada di mobil anda," tanya Hakim Hendra

"Sudah ada di mobil kian pak udah lama di situ pak," ucap Roni.

Usai memeriksa terdakwa, hakim menunda sidang pekan depan degan agenda tuntutan.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Sempat Mengelak, Akhirnya Aipda Roni Mengakui Setubuhi Korban di Hotel,

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved