Breaking News:

Berita Palembang

Pengakuan Germo Muda: Kasus Prostitusi Online Anak 14 Tahun, Semakin Muda Semakin Mahal

Mengaku hanya membantu para PSK online di bawah umur, Germo atau muncikari muda ini mengaku setiap transaksi hanya dapat fee hanya cukup buat pulsa

Surya/Rahadian Bagus Priambodo
Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota mengamankan seorang foto model yang diduga terlibat dalam praktik prostitusi online. 

TRIBUNJATENG.COM .COM -- Mengaku hanya membantu para PSK online di bawah umur, Germo atau muncikari muda ini mengaku setiap transaksi hanya dapat fee hanya cukup buat beli pulsa.

Pengakun muncikari berumur 20 tahun jual anak usia 14-17 tahun ke dunia prostitusi ini bikin syok dan bertanya-tanya, benar atau tidak?

Pasalnya, saat diperiksa polisi mengaku uang penjualan para anak di bawah umur itu yang diterimanya hanya cukup untuk membeli kuota internet saja.

Gadis asal Palembang, Sumatera Selatan ini mengaku bahwa uang kencan yang disepakati itu sebagian besarnya diambil oleh para anak yang dijualnya.

"Saya cuma dapat dikit fee dari mencarikan pelanggan, cuma bisa beli kuota.

Sisanya mereka semua," ujar muncikari muda berinisial DK itu saat dihadirkan polisi dalam gelar perkara di Mapolda Sumsel, Jumat (6/8/2021).

Kepada polisi, muncikari muda itu berdalih justru para gadis belia itu yang meminta bantuannya untuk diperkenalkan dengan para pria hidung belang.

Alasan ekonomi menjadikan para anak di bawah umur itu memilih jalan pintas dengan menjadi para wanita penghibur.

Adapun antara sang muncikari muda dengan para gadis belia itu adalah tetangga sehingga mereka saling percaya.

Muncikari muda itu juga mengaku baru satu bulan mencarikan pria hidung belang untuk para korbannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved