Berita Kudus
Bupati Hartopo Pastikan Tidak Ada Anggaran Untuk Persiku Kudus di APBD 2021
Bupati Kudus, HM Hartopo menyampaikan, sudah mengkaji anggaran untuk Persiku Kudus tidak ada. Pasalnya, saat ini pihaknya tengah melakukan refocusing
Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan tidak memiliki dukungan anggaran untuk Persiku Kudus pada perubahan APBD 2021.
Bupati Kudus, HM Hartopo menyampaikan, sudah mengkaji anggaran untuk Persiku Kudus tidak ada.
Pasalnya, saat ini pihaknya tengah melakukan refocusing anggaran APBD 2021 untuk penanganan Covid-19.
"Terkait pendanaan belum bisa ngomong karena perubahan ini belum ada anggaran sama sekali," ujar Bupati Kudus HM Hartopo, Kamis (12/8/2021).
Tidak hanya anggaran untuk Persiku Kudus, alokasi anggaran untuk dana aspirasi bagi anggota dewan juga tidak ada.
"Pemerintah daerah akan mendukung semuanya, tetapi untuk anggaran ini yang masih dicari," ucapnya.
Kendati demikian, Hartopo berharap agar olahraga di Kabupaten Kudus tidak mati suri meski tidak ada dukungan anggaran.
Termasuk memberikan kesempatan bagi pemain lokal untuk ikut dalam pertandingan Liga 3 Jawa Tengah.
Sehingga tidak menjadi Persiku yang instan, dan hanya mengandalkan pemain-pemain dari luar kota.
"Persiku dulu ingin instan, banyak pemain dari luar. Dengan mengambil pemain dari luar, belum tentu kuat betul. Pemain lokal yang harus diberdayakan betul," ucapnya.
Selain itu, Hartopo juga berpesan agar pelaksanaan seleksi pemain yang berlangsung juga taat protokol kesehatan (Prokes).
Dia mengapresiasi rencana setiap calon pemain yang menjalani rapid test antigen untuk mencegah penularan.
"Saya juga minta agar tidak ada kerumunan penonton selama pelaksanaan seleksi," ujar dia.
Sementara itu, Manajer Persiku Kudus, Ferdaus Ardyansyah menyampaikan, manajemen akan tetap maju meskipun tidak ada dukungan anggaran pemerintah.
"Kami tetap akan maju, dengan mengumpulkan sponsorship dan donatur eksternal," kata dia.
Menurut dia, target utama pada tahun pertama dan kedua menjadi tim yang disegani. Kemudian setelah itu, Persiku Kudus harapannya bisa naik tahta.
"Setelah tim siap dalam dua tahun, waktu yang cukup singkat ini. Selanjutnya bisa tinggal landas ke Liga 2," kata dia. (raf)