Berita Semarang
Warga RT 6 RW 1 Sambiroto Semarang Ingin Kampungnya Tetap Tampil Cantik saat HUT RI
Warga RT 06 RW 01, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang membuat sebuah lukisan di jalanan, atau mural bertema Kemerdekaan
Penulis: arief novianto | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pandemi Covid-19 yang sudah berjalan sekitar 18 bulan dengan berbagai pembatasan sosial rupanya tak menyurutkan antusias masyarakat menyambut HUT Kemerdekaan RI tahun ini.
Setidaknya, hal itu seperti terlihat pada aktivitas warga RT 06 RW 01, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
Di kampung itu, warga terlihat membuat sebuah lukisan di jalanan, atau mural, atau street art bertema Kemerdekaan Indonesia.
Tak hanya di jalanan, sebuah tembok di samping gapura masuk kampung itu puntak luput dari tangan terampil warga.
Ketua RT setempat, Sardjono mengatakan, aktivitas warga menyambut HUT RI rutin dilakukan setiap tahun, meski pada 2021 ini merupakan tahun kedua adanya pembatasan sosial terkait dengan kondisi pandemi covid-19.
Dengan kondisi itu, menurut dia, warga tetap berkeingin menyambut dan merayakan Kemerdekaan RI meski secara sederhana, termasuk menampilkan lukisan jalanan dengan tema 'Indonesia Tangguh' itu.
"Kami tetap ingin kampung ini tampil cantik, meski sederhana, dengan memunculkan sesuatu yang berbeda dengan lukisan di jalanan ini. Selebihnya, kegiatan seperti ini sekaligus agar warga tetap guyup rukun, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan," ujarnya kepada Tribun Jateng, Kamis (12/8/2021).
Tak hanya membuat mural, Sardjono menuturkan, di kampungnya juga akan digelar sejumlah lomba bagi anak-anak menyambut HUT RI yang rencananya digelar pada Sabtu (14/8) sore, hingga tirakatan malam 17-an.
"Yang penting mematuhi protokol kesehatan," ucapnya.
Seorang pengurus RT setempat, Iwan Kristiyanto menyatakan, warga antusias menyambut HUT RI dan ingin tetap menghadirkan sesuatu.
"Setelah diskusi, munculah ide melukis di jalanan, dari sebelumnya hanya ingin memperbaiki tulisan tanggal di gapura. Warga pun setuju dengan ide itu," jelasnya.
Ia berujar, lukisan itu dikerjakan seorang warga bernama Rudi, dibantu sejumlah warga lain dan para pengurus RT, yakni Jarot Setiyono, Ngatimin, Dwi Nira, Prapto, Sunardi, dan Amo.
Sejauh ini, dia menambahkan, kondisi pandemi Covid-19 tak pernah menyurutkan warga untuk tetap guyup rukun dan gotong royong.
"Setiap hari Minggu, warga juga tetap melakukan kerja bakti, terutama pada kondisi saat ini fokusnya yakni penyemprotan desinfektan keliling kampung, sebagai bagian dari upaya agar terhindar dari covid-19," tuturnya. (vto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/17an-sambiroto.jpg)