Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sejarah

Wajah Sultan Hamengkubuwono IX Merah Padam Lihat Uang Sekoper dan Mercedes Benz: Sungguh Keterlaluan

Satu yang kerap dibicarakan adalah saat Sri Sultan Hamengkubuwono IX kena tilang di Semarang oleh Brigadir Royadin

Tayang:
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: muslimah
KOMPAS/DUDY SUDIBYO DS
Bapak Pramuka Indonesia, Sri Sultan Hamengku Buwono IX 

TRIBUNJATENG.COM - Bapak Pramuka Indonesia Sri Sultan Hamengkubuwono IX merupakan figur teladan yang mulai langka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ada banyak kisah keteladanan Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang layak ditiru generasi muda.

Satu yang kerap dibicarakan adalah saat Sri Sultan Hamengkubuwono IX kena tilang di Semarang oleh Brigadir Royadin (banyak ditulis di Pekalongan -Red).

Saat itu di perempatan Bangkong, mobil Sultan HB IX melanggar lampu merah sehingga Royadin menyetopnya.

Baca juga: Curhat Netizen Mengira Dapat Bantuan Uang, Setelah Diambil Ternyata Jadi Sembako

Baca juga: Hasil Lengkap, Klasemen, Top Skor La Liga Spanyol, Real Madrid, Atletico dan Barcelona Kompak Menang

Baca juga: Mangkunegara IX Kenal Sukmawati saat Bung Karno Menitipkannya di Mangkunegaran

Polisi asal Batang yang sehari-hari naik sepeda onthel itu kemudian memberinya surat tilang.

Sultan HB IX tidak marah atas sanksi pelanggaran lalu lintas tersebut.

Menurut cerita yang beredar, pria yang pernah menjadi wakil presiden ini mengundang Royadin agar menjadi polisi di Yogyakarta. 

Dia kepincut atas ketegasan dan kejujuran anggota Korps Bhayangkara itu.

Brigadir Royadin menolaknya, memilih tetap bertugas di Semarang.

Sultan HB IX tidak marah atas penolakan ini, dia menghormati pilihan yang bersangkutan.

Bukan cuma itu keteladanan raja Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat tersebut.

Dia juga figur antikorupsi, tegas menolak suap berupa mobil dan uang yang diberikan pengusaha.

Kisahnya ini dimuat dalam Harian Angkatan Bersenjata edisi 6 November 1966 sebagaimana diunggah Halaman resmi Perpustakaan Nasional di Facebook, 18 Juli 2021.

Saat itu, Sri Sultan Hamengkubuwono IX menjabat Menteri Utama Bidang Ekonomi Keuangan dalam Kabinet Ampera.

Tak dinyana ada pihak yang berusaha menyuapnya agar mengeluarkan izin impor 7 ton vetsin.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved