Mangkunegara IX Meninggal

BERITA LENGKAP : Prosesi Pemakaman Jenazah KGPAA Mangkunegara IX

Jenazah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX sudah dimakamkan di Astana Girilayu, Kecamatan Matesih, Karanganyar, Minggu (15/8)

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
TribunSolo.com/Fristin Intan
Putra KGPAA Mangkunegara IX, GPH Paundrakarna Sukma Putra, dan GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR -- Jenazah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara IX sudah dimakamkan di Astana Girilayu, Kecamatan Matesih, Karanganyar, Minggu (15/8).

Dengan mangkatnya KGPAA Mangkunegara IX atau Gusti Jiwo, siapa yang jadi penerusnya pun jadi pertanyaan. Mengenai hal itu, putra KGPAA Mangkunegara IX, Gusti Pangeran Haryo (GPH) Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara menyampaikan, kondisi saat ini bagi Pura Mangkunegaran ibarat hari tenang.

Menurutnya, pihak keluarga akan menggelar rapat terlebih dahulu mengenai siapa yang akan jumeneng. Namun siapapun penggantinya, Paundra mengatakan, pastinya berharap yang terbaik bagi Pura Mangkunegaran.

"Siapa yang jumeneng kita berharap yang terbaik untuk Pura Mangkunegaran.

Meneruskan konsep tradisi budaya dan kelangsungan hidup Pura Mangkunegaran. Khususnya kesejahteraan para abdi dalem, keluarga kerabat dan semuanya.

"Siapapun itu nanti, itu dirapatkan. Rapat akbar, keluarga besar. Ini ibarat biar hari tenang dulu," ucapnya.

Sementara ditanya mengenai pesan khusus sang ayah padanya, Paundra megnatakan bila KGPAA Mangkunegara berpesan agar ia tidak main-main soal pernikahan.

GPH Paundra ingat betul pesan dari ayahnya yang semasa hidup merupakan sosok humoris.

"Saya ingat pesan beliau, Ndra kalau misal kamu nikah lihat pengalaman. Kamu kalau nikah menghidupi anak orang, ojo main-main kowe," kata Paundra menirukan pesan ayahnya.

Di sisi lain, ia mengungkapkan bila hubungannya dengan sang ayah aga berjarak sekitar satu tahun terakhir. Menurutnya, hal itu dikarenakan ia tengah fokus menekuni batik bersama Batik Keris.

Di sisi lain, Pemakaman KGPAA Mangkunegara IX dilangsungkan secara tertutup dan dihadiri pihak keluarga serta kerabat saja.

Gusti Jiwo dimakamkan di komplek makam penguasa Mangkunegaran yang terletak di Astana Girilayu Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar.

Hanya pihak keluarga dan beberapa orang yang diizinkan pihak Pura Mangkunegaran yang bisa mengikuti prosesi pemakaman.

Jenazah KGPAA Mangkunegara IX tiba di Astana Girilayu sekitar pukul 11.30. Peti jenazah Gusti Jiwo dibawa dari Pura Mangkunegaran menuju Astana Girilayu menggunakan ambulance milik Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved