Berita Kabupaten Tegal
HUT RI ke-76, Kaum Difabel di Kabupaten Tegal Antusias Laksanakan Upacara Bendera
Puluhan difabel antusias mengikuti upacara HUT RI ke-76 yang digelar secara sederhana dan terbatas.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Peringatan HUT kemerdekaan RI ke-76 tahun ini berbeda dari biasanya.
Jika sebelumnya menyelenggarakan berbagai macam lomba, kini arena masih pandemi Covid-19 maka kelompok difabel yang tergabung di Loka Bina Karya (LBK) Slawi mengganti dengan kegiatan upacara bendera, Selasa (17/8/2021).
Puluhan difabel antusias mengikuti upacara yang digelar secara sederhana dan terbatas.
Meski memiliki keterbatasan fisik, namun tak menyurutkan semangat mereka untuk melaksanakan upacara dengan khidmat dan lancar.
Baca juga: Bupati Banjarnegara Jadi Inspektur Upacara Terbatas di Kantor Bupati Banjarnegara
Baca juga: Rusia Akui Taliban sebagai Penguasa Sah Afghanistan, Sebut Kabul Lebih Aman di Bawah Kendali Taliban
Baca juga: Muhyiddin Yassin Mundur dan Menjadi Pemimpin Tersingkat Malaysia
Berlangsung di halaman depan gedung Loka Bina Karya (LBK), Jalan Dr Soetomo, Kemayaran, Tembok Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, teman-teman difabel sudah berkumpul sejak pagi dan mereka mulai mempersiapkan sesuai tugas masing-masing.
Ada yang bertugas menjadi pemimpin upacara, petugas pembawa dan pengerek bendera, pembaca doa, dan lain-lain.
Plt Kepala UPTD Loka Bina Karya (LBK) Kabupaten Tegal Patriawati Narendra mengatakan, kegiatan upacara peringatan HUT RI baru pertama kali diselenggarakan karena sebelumnya perayaan dilakukan dengan mengadakan lomba.
Meksipun baru pengalaman pertama kali, Patriawati menyebut kaum difabel ini cukup antusias, semangat, dan upacara berjalan dengan lancar.
"Dengan upacara peringatan HUT RI ke-76 ini harapannya menambah rasa nasionalisme dan patriotisme di kalangan kaum difabel Kabupaten Tegal. Alhamdulillah upacara berjalan dengan khidmat dan lancar tanpa kendala bearti," ujar Patriawati, pada Tribunjateng.com, Selasa (17/8/2021).
Dijelaskan, sejauh ini jumlah kaum difabel di Kabupaten Tegal yang terdaftar di LBK Slawi sebanyak 12 ribu orang.
Sementara itu, pada momen kemerdekaan RI tahun ini, Patriawati menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Tegal terus berupaya untuk meningkatkan pemberdayaan kaum difabel.
Adapun beberapa upaya yang dipersiapkan yaitu pelatihan pemberdayaan yang akan dilaksanakan selama tiga bulan mendatang.
Pelatihan yang dimaksud adalah pelatihan bahasa isyarat bagi aparatur sipil negara (ASN) di pelayanan publik.
Sehingga harapannya ke depan, bagi difabel tunarungu tidak mengalami kendala saat mengakses layanan publik di beberapa OPD.
"Pelatihan bahasa isyarat gelombang satu untuk 10 OPD, khususnya di pelayanan publik dan 20 ASN, rencananya pelatihan berlangsung awal September nanti. Selain itu, kami juga menyediakan pelatihan cukur, pangkas rambut, salon atau tata rias bagi difabel, dan terakhir ada pelatihan tata boga. Tujuannya supaya difabel bisa diberdayakan dan bisa membuka usaha sendiri," ungkapnya.
Baca juga: Negara Ini Pertama Kali Menyatakan Siap Memperkuat Hubungan dengan Penguasa Baru Afghanistan
Baca juga: BERITA LENGKAP : Prosesi Pemakaman Jenazah KGPAA Mangkunegara IX
Baca juga: Spoiler One Piece 1022, Sanji dan Zoro hajar Queen dan King
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/upacara-17an-difabel-1.jpg)