Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Dinkes Kota Semarang Sebut Para Nakes Alami Efek Samping Ringan Usai Divaksin Moderna

Sebagian tenaga kesehatan (nakes) di Kota Semarang sudah menerima suntikan dosis ketiga dengan vaksin moderna.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
TribunJateng.com/Hermawan Handaka
Sebanyak 97 anak difabel dari YPAC Semarang mengikuti vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang yang berlangsung di Aula YPAC, Selasa (3/8/2021). Sebagian besar terlihat antusias dan bersemangat kerena mereka bertemu rekan sekolah yang sudah lebih dari satu tahun tidak saling bertemu. (Tribun jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebagian tenaga kesehatan (nakes) di Kota Semarang sudah menerima suntikan dosis ketiga dengan vaksin moderna.

Vaksin ini sebagai booster atau penguat agar nakes tidak terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, vaksin moderna memiliki efektifitas lebih tinggi.

Baca juga: Video Viral Mahasiswa Banyumas Hendak Demo Dibubarkan Polisi

Baca juga: Video Upacara Peringatan HUT ke-76 RI jadi Pengalaman Baru bagi Nelayan

Baca juga: Setelah Dikritik, Tarif Tes PCR di Bandara Soekarno-Hatta Diturunkan, Kini Cuma Bayar Rp 495 Ribu

Informasi dari Dinkes, vaksin ini memiliki efikasi 94,1 persen pada kelompok usia 18 - 65 tahun dan 86,4 persen pada kelompok usia di atas 65 tahun.

Efek samping yang bisa muncul usai divaksin moderna antara lain nyeri, bengkak atau kemerahan di bekas suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, panas dingin, mual muntah, dan demam.

"Kalau kita lihat hampir rata-rata nakes merasakan efek samping ringan. Sebagian nakes merasakan demam, flu, ada yang mual. Ini perlu diwaspadai. Di jurnal, disebutkan bahwa moderna ini efeknya sampai tiga harian," jelas Hakam, Rabu (18/8/2021).

Hakam menyebut, ada 7.600 nakes yang telah menerima vaksin booster. Jumlah itu masih sepertiga dari total nakes yang ada di Semarang.

Data pada sistem informasi SDM kesehatan (SISDMK) jumlah nakes sebanyak 25 ribu orang.

Baca juga: Ikut Diperiksa Polda Jateng, Disperinkop UKM Kudus Sebut Pernah Beri Surat Teguran Koperasi GMG

Baca juga: Disdagnakerkop UKM Karanganyar Kirimkan Data Pelaku Usaha Sektor Wisata agar Dapat Bantuan PEN

Baca juga: Tekad Ariff dan Yoga yang Bebas di HUT Kemerdekaan RI: Kapok Masuk Penjara, Mau Jualan Es Degan

Menurut Hakam, belum seluruh nakes bisa mendapatkan vaksin moderna.

Pasalnya, petunjuk teknis dari Kementrian Kesehatan, nakes yang bisa dilakukan suntikan booster adalah nakes yang sudah melakukan vaksin dosis kedua hingga akhir April.

"Nakes yang divaksin dosis kedua setelah April belum bisa dilakukan booster," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved