Breaking News:

Berita Karanganyar

Bupati Karanganyar: Obyek Wisata Belum Buka Tapi Pengelola Yang Hendak Uji Coba Silahkan Konfirmasi

Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Karanganyar belum membuka operasional objek wisata yang ada di Bumi Intanpari selama perpanjangan PPKM level 4

Penulis: Agus Iswadi | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono.  

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Karanganyar belum membuka operasional obyek wisata yang ada di Bumi Intanpari selama perpanjangan PPKM level 4 hingga 23 Agustus 2021 mendatang. 

Kendati demikian, Pemkab Karanganyar mempersilahkan bagi pengelola obyek wisata yang hendak melakukan uji coba pembukaan obyek wisata dengan protokol kesehatan dapat melakukan konfirmasi ke Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora). 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, uji coba pembukaan obyek wisata tentu harus memperhatikan protokol kesehatan.

Petugas khusus atau Satgas Covid-19 di obyek wisata menjadi syarat wajib. 

"Bagi yang sudah siap uji coba silahkan disampaikan (ke dinas), nanti kita lihat seperti apa, akan kita lihat kesiapannya," katanya kepada Tribunjateng.com usai meninjau vaksinasi di Balai Desa Menjing Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar, Kamis (19/8/2021). 

Pengelola yang sudah membuat laporan ke dinas akan dilihat seberapa siap komponen dan fasilitas protokol kesehatannya apabila nanti diizinkan melakukan uji coba di tengah situasi pandemi virus Covid-19.  

"Semuanya (pengelola obyek wisata) boleh melakukan uji coba.

Bagi yang ingin melakukan uji coba harus konfirmasi kita akan lihat kesiapannya seberapa siap dia.

Jadi belum dibuka dalam pengertian regulasinya dibuka. Tapi, Pak saya ini sudah cukup siap dengan petugas saya, kapasitas 25 persen. Coba saya lihat seperti apa," ungkapnya. 

Sementara itu saat ditanya apakah bukti vaksin menjadi syarat untuk masuk ke obyek wisata, lanjut Yuli, sementara ini belum. 

"Dengan jumlah (sasaran vaksin) yang belum begitu masif, saya kira belum menjadi persyaratan masuk obyek wisata," jelasnya. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved