Breaking News:

Berita Regional

Demi Sinyal Internet, Guru di Flores Ini Harus Tempuh 15 Km Menuju Bukit

Audatus harus datang ke Bukit Lebak itu untuk mencari jaringan internet yang kuat, sebab dirinya tengah mengikuti seleksi guru penggerak.

Kompas.com/Istimewa
Audatus Helmus Buko (34), seorang guru SMP Negeri Pruda, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT, mengikuti seleksi online guru penggerak di atas bukit yang jaraknya belasan kilometer dari tempat i mengabdi. (Dokumen pribadi Audatus ) 

TRIBUNJATENG.COM, MAUMERE - Guru di Flores, NTT, harus berjuang demi mencari jaringan internet.

Audatus Helmus Buko (34), seorang guru SMP Negeri Pruda, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT, mengalaminya.

Audatus harus menempuh perjalanan sejauh 15 kilometer dari Pruda tempat ia mengabdi menuju Bukit Lemak, Desa Tuabao.

Baca juga: Warga Kaget M yang Dikenal Baik Ditangkap karena Merampok, Ternyata Sudah Lakukan 38 Kejahatan

 
Tujuannya untuk mendapatkan jaringan internet agar dapat mengikuti kegiatan seleksi calon guru penggerak secara online.

Bukit Lemak itu terletak di bagian paling utara Kecamatan Waiblama berbatasan dengan Talibura.

Audatus menuturkan, dirinya harus datang ke Bukit Lebak itu untuk mencari jaringan internet yang kuat, sebab dirinya tengah mengikuti seleksi guru penggerak.

Kini, seleksi itu masuk tahap kedua yakni sesi wawancara yang menggunakan Zoom.

Proses wawancara itu tentu harus didukung dengan jaringan internet yang kuat.

"Saya harus datang ke Bukit Lemak dari Pruda untuk mendapatkan koneksi internet yang kuat.

Dengan begitu saya bisa ikut wawancara dengan lancar.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved