Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dongeng Pangeran Serunting Si Pahit Lidah Cerita Rakyat Sumatera Selatan

Inilah dongeng Pangeran Serunting Si Pahit Lidah cerita rakyat dari Sumatera Selatan.

Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
E-Book Anak Transmedia Pustaka
Inilah dongeng Pangeran Serunting Si Pahit Lidah cerita rakyat dari Sumatera Selatan. 

“Hai, Aria Tebing. Kamu tidak usah banyak alasan. Jika kamu berani, lawan aku! Aku menantangmu!” tantang Pangeran Serunting.

Aria Tebing bingung untuk menjawab tantangan itu.

Ia menyadari bahwa dirinya akan mungkin mampu menghadapi kakak iparnya sakti mandraguna itu.

Tapi, jika ia menolak tantangan itu, Pangeran Serunting pasti akan membunuhnya.

“Baiklah, Kanda. Aku akan terima tantangan Kanda, tapi berilah aku waktu 2 hari untuk berpikir!” pinta Aria Tebing.

“Baik, kalau itu maumu. Jika perlu, latihlah kemampuanmu sebelum waktu itu tiba!” seru Pangeran Serunting dengan nada melecehkan.

Sejak itu, Aria Tebing sulit memejamkan matanya. Ia bingung mencari cara agar bisa mengalahkan Pangeran Serunting.

Sehari sebelum pertarungan itu dimulai, ia akhirnya menemukan jalan keluarnya.

“Ahhaaa… aku tahu cara sekarang,” gumam Aria Tebing.

“Kak Sitti pasti tahu kelemahan Pangeran Serunting.”

Aria Tebing menemui kakaknya secara sembunyi-sembunyi.

Ia kemudian meminta kepada kakaknya agar mau memberitahu kelemahan Pangeran Serunting.

“Kak Sitti, tolong kasih tahu aku mengenai kelemahan Pangeran Serunting!” bujuk Aria Tebing, “Kalau tidak, ia pasti akan membunuhku.”

Sitti tidak menjawab, Hatinya sedang bingung, la tidak ingin adiknya mati, tapi ia pun tidak mampu mengkhianati suaminya.

“Maafkan aku, adikku. Aku tidak bisa mengkhianati suamiku,” kata Sitti kepada adiknya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved