Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Poles Tugu Identitas ‎Pakai Sinar Laser, ‎Bergas‎ Berharap Kenaikan PAD

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus berencana akan memoles Tugu Identitas agar menjadi daya tarik wisata.

Tayang:
Penulis: raka f pujangga | Editor: Catur waskito Edy

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus berencana akan memoles Tugu Identitas agar menjadi daya tarik wisata.

‎Tugu yang berada di tengah kota di Jalan Mayor Basuno, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus dinilai mempunyai magnet bagi wisatawan.

Kepala Disbudpar Kudus, Bergas C Penanggungan, menilai Tugu Identitas memiliki potensi wisata yang sangat besar.

Namun, saat ini hanya dibiarkan begitu saja sehingga tidak banyak warga masyarakat yang mendatanginya.

"Padahal tugu ini lokasinya strategis di tengah kota, dan bisa jadi tempat kumpul seperti di Monas Jakarta," ujarnya, Sabtu (21/8/2021).

Sehingga, tugu yang semula sepi pengunjung bisa menjadi ladang yang mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD).

"Tempatnya bagus, nanti tempat parkirnya pengunjung ‎bisa pakai pul angkutan atau ikut parkirnya Hypermart," jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya masih menunggu kondisi pandemi yang saat ini menempatkan Kota Kretek di level 3.

Padahal angan-angannya untuk membuat Kudus menjadi daya tarik wisata sangatlah tinggi.

"Kalau tangga di dalam tugu, diganti dengan lift yang berdinding kaca sehingga pengunjung bisa melihat gambar-gambar saat lift naik itu sudah menarik," ujarnya.

Namun hal itu tentu menjadi rencana jangka panjang karena membutuhkan anggaran yang cukup besar.

Yang saat ini sudah dilakukan, yakni melakukan uji coba dengan menembakkan proyektor laser dengan tingkat lumens tinggi ke arah tugu identitas.

Sehingga yang semula penampakan tugu identitas itu biasa saja, menjadi memiliki videografik yang menarik.

"Ini memakai proyektor film atau laser, hanya saja media yang akan disorot itu dimapping sesuai bentuk," ujar dia.

Kemudian, dia hanya memilih mode yang diinginkan untuk menampilkannya ke dinding tugu identitas.

"Terus diisi style atau mode yang tersedia di aplikasi movienya," ucapnya.

Dia berharap, kondisi pandemi dapat segera mereda sehingga tempat wisata bisa dibuka kembali.

"Sekarang Inmendagrinya menyatakan tempat wisata untuk tutup‎ sementara waktu. Mudah-mudahan bisa segera buka kembali," katanya.

Sementara itu sebelumnya, Bupati Kudus, HM Hartopo mempersilakan tempat wisata untuk melakukan simulasi protokol kesehatan (Prokes).

Sehingga ketika tempat wisata diizinkan untuk buka kembali, pelaku wisata sudah‎ siap menjalankan Prokes yang ketat.

‎"Silakan buat simulasi, tapi kapasitasnya jangan pakai persentase. Sedikitnya saja hanya untuk wisatawan lokal," ucapnya.

‎Menurut Hartopo, sebenarnya Kabupaten Kudus sudah bisa masuk kategori level 1 meskipun saat ini masih dalam kategori level 3.

Hal itu terlihat dari kondisi kasus corona yang telah turun drastis sehingga ‎mayoritas zonanya hijau.

"Seharusnya kita sudah level 1, tapi ini masih level 3 karena mungkin masih dicurigai," ujarnya.‎ (raf)

Baca juga: 22 Pemain Lolos Seleksi Persiku Kudus, Sebagian Besar dari Lokal

Baca juga: Cerita Jokowi yang Teraget-kaget saat di Kudus Terjadi Lonjakan Covid-19: Itu di Luar Dugaan

Baca juga: Dana Insentif Nakes RSUD Kudus Dipotong? Polda Jateng Usut Sampai Tuntas

Baca juga: Bupati Hartopo Minta‎ Yang Terlibat Pemotongan Insentif Tenaga Kesehatan RSUD Kudus Ditindaklanjuti‎

TONTON DAN JUGA SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved