Konflik Afghanistan
Pemerintah Afghanistan dan Taliban Pernah Dipertemukan Secara Damai di Indonesia Oleh Jusuf Kalla
Di tengah konflik pemerintah Afghanistan dengan Taliban, ternyata Indonesia pernah mempertemukan keduanya.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Di tengah konflik pemerintah Afghanistan dengan Taliban, ternyata Indonesia pernah mempertemukan keduanya.
Kiprah itu dipelopori olehWakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla.
Saat itu ia mengundang perwakilan Taliban dan pemerintah Afghanistan untuk bersama membicarakan perdamaian.
Keduanya diundang ke Indonesia.
Baca juga: Ini Dia Malala Yousafzai, Aktivis Pendidikan yang Pernah Ditembak Taliban karena Bersekolah
Baca juga: Afghanistan dan Taliban Sama-Sama Punya Pasukan Khusus, Ini Perbandingannya
Baca juga: Wapres Akan Terjunkan Pasukan Elite Afghanistan yang Dilatih SAS Inggris untuk Tumpas Taliban
Baca juga: Kesaksian WNI di Afghanistan Pintu Rumahnya Diketuk Milisi Taliban, Ditanya Apa Pekerjaannya
Mengundang Taliban ke Indonesia bukan perkara mudah.
Kalla mengatakan, ketika itu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan label teroris terhadap Taliban sehingga mereka tidak diizinkan keluar dari wilayah Afghanistan.
“Terpaksa saya minta menlu (menteri luar negeri) untuk mencabut gelar teroris itu di PBB, kebetulan Indonesia menjadi anggota Dewan Keamanan (PBB), berhasil untuk memberi izin segenap orang tahap pertama," kata Kalla, dalam diskusi bertajuk Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia, Sabtu (21/8/2021).
"Kemudian saya undang mereka ke indonesia dan katakanlah kita berunding di Jakarta,” tutur dia.
Menurut Kalla, kedua pihak memiliki kesepahaman tentang prinsip perdamaian.
Selain itu, kata Kalla, salah satu tujuan mengundang Taliban ke Indonesia yakni agar mereka mempelajari bahwa Islam dapat tumbuh secara moderat.
Oleh karena itu, Kalla mengajak delegasi Taliban berkeliling ke sejumlah pesantren di sekitar Jakarta.
“Untuk melihat bahwa Islam itu juga dapat tumbuh dengan cara moderat dapat berjalan dengan baik, dengan damai, karena itu saya undang lihat pesantren di sekitar Jakarta,” ucapnya.
Kalla menuturkan, Indonesia merupakan negara pertama yang dikunjungi Taliban, di luar Afghanistan dan Pakistan.
Selain Taliban, Indonesia juga mengundang Pemerintah Afghanistan.
Ia menyebutkan, pemerintah pernah mengundang sekitar 100 anak muda Afghanistan dari tingkat SMP hingga mahasiswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wakil-presiden-ke-10-dan-ke-12-jusuf-kalla.jpg)