Breaking News:

Berita Purbalingga

Kejari Tetapkan Mantan Camat Purbalingga Sebagai Tersangka Korupsi Pengelolaan APBD Senilai 424 Juta

Kejaksaan Negeri (Kejari) Purbalingga akhirnya menetapkan mantan camat Purbalingga, RM (55) atas tindak pidana korupsi pengelolaan dana APBD

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
RM (55), tersangka tindak pidana korupsi dalam pengelolaan APBD di kantor Kecamatan Purbalingga, saat akan dibawa ke rumah tahanan kelas II B Purbalingga, Senin (23/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Purbalingga akhirnya menetapkan mantan camat Purbalingga, RM (55) atas tindak pidana korupsi pengelolaan dana APBD senilai Rp 424 juta. 

Penetapan tersangka berdasarkan surat B/1586/M.3.23./FD/08/23/2021 dan saat ini dilakukan penahanan di rutan kelas II B Purbalingga selama 20 hari. 

Tersangka adalah seorang mantan Camat Purbalingga yang bertugas sejak 2017 sampai 2020. 

Kepala Seksi Intelijen Kajari Purbalingga, Indra Gunawan mengatakan berdasarkan fakta yang dihimpun tim Kejari, ditemukan adanya pola pengelolaan anggaran yang tidak sesuai ketentuan. 

"Tindak pidana dana APBD sejak menjabat camat dengan total kerugian negara Rp 424 juta," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (23/8/2021). 

Dalam perkembangannya tersangka telah mengembalikan sebagian dari uang yaitu Rp 100 juta. 

Indikasi kerugian daerah adalah penyalahgunaan APBD Kecamatan Purbalingga sejak 2017-2020.

Kasi Intel menjelaskan, penetapan tersangka kasus tersebut sedikit lama karena penyidik ingin menghimpun secara pasti terkait kerugian. 

"Perhitungannya kecil-kecil sehingga harus kita hati-hati indikasikan kerugian negara," katanya. 

Terkait pasal yang disangkakan, dan tuntutan, pihaknya masih berembug setelah bukti lain dikumpulkan kembali.  

"Berdasarkan keterangan tersangka, uang itu dinikmati untuk tersangka sendiri keperluan pribadi," ungkapnya. 

Sebelumnya sempat diberitakan dugaan tindak pidana korupsi ini adalah berdasarkan adanya laporan masyarakat melalui pengaduan secara online.

Atas laporan tersebut, kemudian Kejari Purbalingga menyelidiki atas dugaan tindak pidana korupsi di Kecamatan Purbalingga tersebut. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved