Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dongeng Malin Kundang Cerita Rakyat Sumatera Barat

Inilah dongeng Malin Kundang cerita rakyat yang berasal dari Sumatera Barat.

Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
permainanbocah.blogspot.com
Inilah dongeng Malin Kundang cerita rakyat yang berasal dari Sumatera Barat. 

“Malin cepatlah pulang kemari Nak, ibu sudah tua Malin, kapan kau pulang…” rintihnya pilu setiap malam.

Ia yakin anaknya pasti datang.

Benar saja tak berapa lama kemudian di suatu hari yang cerah dari kejauhan tampak sebuah kapal yang megah nan indah berlayar menuju pantai.

Penduduk desa mulai berkumpul, mereka mengira kapal itu milik seorang sultan atau seorang pangeran.

Mereka menyambutnya dengan gembira.

Mande Rubayah amat gembira mendengar hal itu, ia selalu berdoa agar anaknya selamat dan segera kembali menjenguknya, sinar keceriaan mulai mengampirinya kembali.

Namun hingga berbulan-bulan semenjak ia menerima kabar Malin dari nahkoda itu, Malin tak kunjung kembali untuk menengoknya.

Ketika kapal itu mulai merapat, terlihat sepasang anak muda berdiri di anjungan.

Pakaian mereka berkilauan terkena sinar matahari. Wajah mereka cerah dihiasi senyum karena bahagia disambut dengan meriah.

Mande Rubayah juga ikut berdesakan mendekati kapal.

Jantungnya berdebar keras saat melihat lelaki muda yang berada di kapal itu, ia sangat yakin sekali bahwa lelaki muda itu adalah anaknya, Malin Kundang.

Belum sempat para sesepuh kampung menyambut, Ibu Malin terlebih dahulu menghampiri Malin.

la langsung memeluknya erat Malin karena takut kehilangan anaknya lagi.

“Malin, anakku. Kau benar anakku kan?” katanya menahan isak tangis karena gembira, “Mengapa begitu lamanya kau tidak memberi kabar?”

Malin terkejut karena dipeluk perempuan tua renta yang berpakaian compang-camping itu.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved