Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

PTM Terbatas dan Terpimpin di Kendal Mulai Besok, Dico: Kami Pilih 3 Sekolah Tiap Kecamatan 

Pemkab Kendal menunjuk 60 sekolah untuk mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai besok.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Bupati Kendal Dico M Ganinduto. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal menunjuk 60 sekolah dari jenjang Paud, SD, dan SMP untuk mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai besok, Rabu (25/8/2021).

PTM kali ini dilakukan dengan pembatasan ketat dan terpimpin oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal.

Artinya, hanya sekolah yang ditunjuk saja yang bisa melakukan PTM dengan pantauan langsung dari Disdikbud.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, setiap kecamatan ditunjuk 3 sekolah untuk mewakili sekolah-sekolah lainnya.

Masing-masing satu sekolah jenjang Paud atau TK, SD sederajat, dan SMP sederajat baik swasta maupun negeri. 

"Total ada 60 sekolah yang akan mengikuti PTM terbatas besok. Kita simulasikan ini, harapannya bisa PTM semua ke depannya setelah semua tenaga pendidiknya divaksin," terangnya, Selasa (24/8/2021).

Kepala Disdikbud Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi menambahkan, PTM terbatas dan terpimpin ini dilakukan serentak tanpa ada sekolah yang jalan sendiri-sendiri. 

PTM dilakukan dalam 2 pekan dengan evaluasi harian dan mingguan. 

Setiap harinya, siswa yang mengikuti PTM terbatas akan mengikuti pembelajaran tatap muka selama 2 jam.

Sekolah juga diminta menerapkan pembelajaran jarak jauh selama PTM berlangsung dengan media virtual.

Dengan harapan, siswa yang belum bisa mengikuti PTM tetap mengikuti pembelajaran yang sama tentang apa yang disampaikan saat PTM.

"Prinsip kita lakukan PTM terbatas ini dengan ketat. Untuk Paud maksimal 5 anak tiap kelas, untuk SD dan SMP sederajat maksimal 50 persen," ujarnya.

Kata Wahyu, pada prinsipnya sudah banyak sekolah di Kendal yang siap mengikuti PTM terbatas.

Terutama bagi sekolah yang sudah melengkapi daftar periksa Covid-19, dan semua tenaga pendidik dan kependidikannya sudah divaksin. 

Beberapa sekolah yang belum ditunjuk mengikuti PTM tetap harus bersiap apabila nanti dilakukan perluasan setelah dua pekan ke depan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved