Berita Internasional

Wapres Afghanistan Sebut Ideologi Taliban Sama dengan ISIS & Al Qaida 

Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh mengatakan bahwa antara Taliba,n, ISI dan Al Qaeda secara ideologis tidak berbeda. Yang membedakan hanya sim

Editor: m nur huda
AP PHOTO/RAHMAT GUL
Anggota Taliban memasang bendera kelompok mereka sebelum konferensi pers juru bicara Zabihullah Mujahid, di Pusat Informasi Media Pemerintah, Kabul, Afghanistan, Selasa (17/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KABUL - Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh mengatakan bahwa antara Taliba,n, ISI dan Al Qaeda secara ideologis tidak berbeda. Yang membedakan hanya simbol atau nama kelompoknya.

Amrullah Saleh menegaskan, tidak ada perbedaan diantara tiga kelompok ekstremis itu.

Sebagai politisi sekaligus salah satu 'orang terakhir' di pemerintahan Afghanistan yang terus memerangi Taliban, Saleh membandingkan al-Qaeda, ISIS dan Taliban dengan dua minuman ringan populer dunia yakni 'Coke dan Pepsi', minuman berkarbonasi yang 'rasanya sama saja'.

Baca juga: Bendera Afghanistan Diganti Oleh Taliban, yang Lama Jadi Simbol Perlawanan Warga

Baca juga: Kelompok di Indonesia Ini Disebut Bersuka Cita Atas Kemenangan Taliban di Afghanistan

Baca juga: Bendera Afghanistan Diganti Oleh Taliban, yang Lama Jadi Simbol Perlawanan Warga

Baca juga: Tentara Belarus Usir Pengungsi Afghanistan ke Polandia, Terpental di Tiap Perbatasan Negara

"Secara ideologis, perbedaan antara ISIS, Al Qaeda dan Taliban adalah perbedaan antara rasa Coke dan Pepsi. Jika anda menghilangkan labelnya, apa anda bisa menebak yang mana Coke dan yang mana Pepsi?" kata Saleh.

Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh berbicara selama acara di istana kepresidenan Afghanistan di Kabul pada 4 Agustus 2021.
Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh berbicara selama acara di istana kepresidenan Afghanistan di Kabul pada 4 Agustus 2021. (AFP/SAJJAD HUSSAIN)

Dikutip dari laman Sputnik News, Selasa (24/8/2021), Saleh kemudian menekankan bahwa Taliban tidak dapat dipercaya, hal ini kemungkinan merujuk pada kesepakatan damai yang dilakukan kelompok itu dengan Amerika Serikat (AS) pada 2020.

Dalam kesepakatan tersebut, para gerilyawan ini setuju untuk mencegah al-Qaeda menginjakkan kaki di wilayah yang berada di bawah kendalinya.

Saleh menilai Taliban hanya meyakini bahwa 'literatur jihadis mereka akan menang'.

Perlu diketahui, sejak menguasai Afghanistan pada 15 Agustus lalu, Taliban mengklaim bahwa mereka hanya berusaha untuk membawa perdamaian ke negara itu serta mengganti pemodelan pemerintahannya di bawah visi konservatif yang didikte oleh pemahaman kelompok itu tentang hukum Syariah.

Organisasi inti dari kelompok ini memang tidak mencari keuntungan tambahan teritorial, namun beberapa cabang afiliasinya tampaknya tertarik untuk menaklukkan daerah-daerah berpenduduk Pashtun di dekat Pakistan.

Sementara itu, bertentangan dengan Taliban, al-Qaeda, sekutu lama sekaligus 'tamu' di Afghanistan, dan ISIS, sedang berupaya untuk mendirikan kekhalifahan berbasis Syariah di seluruh dunia.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wakil Presiden Afghanistan Sebut Taliban, ISIS dan Al-Qaeda Tidak Ada Bedanya

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved