Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Beragam Cara Orangtua Bujuk Anak Difabel Agar Mau Divaksin

Sejumlah penyandang disabilitas di Kota Semarang mengikuti vaksinasi di Sentra Vaksinasi Balai Kota Semarang

"Ngasih tahu teman-teman difabel cukup susah karena banyak rumor yang habis divaksin ada yang meninggal dan rumor-rumor lain. Itu hoaks. Buktinya, saya sudah vaksin hingga dosis kedua, saya tidak kenapa-kenapa. Hanya, kemeng dan panas dingin saja," terangnya.

Sementara itu, Vaksinator Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Indah Widistuti mengatakan, vaksinasi disabilitas menggunakan vaksin Sinopharm sesuai rekomendasi Kementrian Kesehatan.

Dinkes membuka kuota bagi penyandang disabilitas sebanyak 500 dosis. Hingga Jumat siang, baru sekitar 45 orang yang hadir.

Para penyandang disabilitas harus mengikuti skrining terlebihdahulu sebelum divaksin.

"Ada tiga orang yang sementara ditunda karena alasan medis. Jadi, ada yang hipertensi. Ada pula yang memiliki riwayat epilepsi," sebut Indah.

Diakuinya, jumlah penyandang disabilitas yang datang ke sentra vaksinasi tergolong sedikit jika dibanding dengan kuota yang disediakan. 

Dimungkinkan, para penyandang disabilitas terkendala akses yang sulit. Mayoritas disabilitas memilih untuk datang ke faskes yang dekat dengan tempat tinggalnya.

"Vaksinasi disabilitas di balai kota memang hari ini saja, tapi puskesmas tetap melayani vaksinasi bagi disabilitas. Setiap puskesmas ada kuota sekitar 10 vial," terangnya. (eyf)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved