Penanganan Corona
Perlukah Pilih-Pilih Merek Vaksin Covid-19? Ini Penjelasan dr Prima Dinkes Kota Tegal
Fenomena pilih-pilih merek vaksin Covid-19 saat ini sedang terjadi di tengah masyarakat Indonesia.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Fenomena pilih-pilih merek vaksin Covid-19 saat ini sedang terjadi di tengah masyarakat Indonesia.
Ada masyarakat yang hanya ingin mendapatkan vaksin Covid-19 Sinovac.
Sebagian yang lain menginginkan vaksin Covid-19 Astrazeneca.
Baca juga: Polisi Ini Jadi Viral gara-gara Wajah dan Badannya Mirip The Rock
Bahkan beberapa meninginkan vaksin Moderna yang saat ini tengah difokuskan untuk tenaga medis.
Padahal di masing-masing daerah, pemerintah setempat telah mengalokasikan jenis vaksin berdasarkan kelompok usia maupun kerentanannya.
Menanggapi fenomena itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr Sri Primawati Indraswari menjelaskan, kondisi pilih-pilih jenis vaksin yang terjadi di masyarakat itu wajar saja.
Hal itu sudah menjadi hak mereka menentukan vaksin yang ingin didapatkan.
Namun menurut Prima, semua jenis vaksin tujuannya itu sama, yaitu untuk mencapai Herd Immunity atau kekebalan kelompok.
Artinya dapat terwujud kekebalan kelompok atau komunitas terhadap suatu penyakit.
Capaiannya, minimal 85 persen masyarakat dari komunitas tersebut sudah mendapatkan vaksin Covid-19.
"Apapun vaksinya tujuannya untuk herd immunity, minimal 85 persen," kata Prima kepada tribunjateng.com, Sabtu (28/8/2021).
Prima menjelaskan, semua jenis vaksin Covid-19 itu bagus untuk meningkatkan imunitas tubuh.
Baik itu jenis Sinovac, Astrazeneca, Moderna, Sinopram, maupun Coronavac.
Perbedaannya hanya di tingkat efikasi masing-masing jenis vaksin.
Tapi manfaat utamanya sama, untuk meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari potensi terpapar Covid-19.