Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Pasien Covid-19 yang Diisolasi Justru Gelar Pesta Seks, Perawat Pergoki Sejumlah Pria dan Wanita

Pasien Covid-19 yang diisolasi di sebuah fasilitas rumah sakit justru menggelar pesta seks.

Editor: rival al manaf
indianexpress.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, THAILAND - Pasien Covid-19 yang diisolasi di sebuah fasilitas rumah sakit justru menggelar pesta seks.

Peristiwa itu terjadi di fasilitas medis yang bisa menampung 1.000 pasien virus corona di Samut Prakan, pinggiran Bangkok.

Tidak hanya itu, seorang perawat yang memergoki mereka juga menyebut ada penyalahgunaan narkoba.

Polisi yang mendapat laporan tersebut kemudian mendatangi lokasi.

Baca juga: Bupati Optimistis Level PPKM di Banyumas Mulai Turun, Pasien Positif Covid Wajib Isolasi Terpusat

Baca juga: Video Tujuh Ruang Isolasi di RSUD Kudus Ditutup

Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Tujuh Ruang Isolasi di RSUD Kudus Ditutup

Perawat yang ketakutan menelepon kepolisian, karena dia melihat pasien pria dan perempuan menyelinap ke ruangan khusus bersama.

Kejadian ini berlangsung di fasilitas medis yang bisa menampung 1.000 pasien virus corona di Samut Prakan, pinggiran Bangkok.

Tim medis yang memeriksa CCTV mengungkapkan, beberapa pasien juga mengambil obat ilegal dan berhubungan seks secara berkelompok.

Polisi pun menyerbu rumah sakit itu pada 26 Agustus, dan menyita 23 karton cerutu termasuk rokok elektrik.

Namun tidak ada obat ilegal.

Sementara pasien yang kedapatan melakukan pesta seks diperingatkan untuk tidak mengulanginya lagi.

Jika tidak, mereka bakal dipindahkan ke fasilitas lain.

Kepala Pengatur Situasi Covid-19 Samut Prakan Kolonel Pratuang Kaewtui berujar, mereka sudah mengirim anggota untuk berpatroli.

"Namun kami tidak bisa melakukannya sendiri. Kami juga meminta kepada pasien supaya menaati aturannya," kata Prakan.

Dilansir Daily Mirror Senin (30/8/2021), dokter dan perawat juga bekerja keras supaya para pasien segera sembuh.

Menurut laporan media setempat, pasien mendapatkan obat tersebut dari komplotan yang sering menemui mereka di ujung rumah sakit.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved