Breaking News:

Universitas Semarang

Prof Sudharto: USM Jadi Perekat NKRI

Prof Sudharto P Hadi MES PhD ditetapkan sebagai Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip berdasarkan musyawarah mufakat.

Editor: abduh imanulhaq
USM SEMARANG
Prof Dr Sudharto memberikan sambutan pada acara PAKEM USM 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Prof Sudharto P Hadi MES PhD ditetapkan sebagai Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip sebagai badan penyelenggara Universitas Semarang (USM) seusai ketua sebelumnya Prof Dr Miyasto SU meninggal dunia.

Prof Sudharto ditetapkan sebagai Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip berdasarkan musyawarah mufakat yang digelar oleh Yayasan Alumni Undip, baru-baru ini.

Dia mengatakan mahasiswa USM tak hanya berasal dari Kota Semarang melainkan juga dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri sehingga USM diharapkan menjadi perekat NKRI.

“Kita bersyukur bahwa para pendahulu kita meninggalkan warisan yang luar biasa yaitu nama besar USM yang merupakan karya dari leluhur kita di bawah naungan Yayasan Alumni Universitas Diponegoro. Kebesaran nama Undip memberikan keberkahan bagi USM. Hingga sekarang USM diminati oleh mahasiswa tidak hanya Kota Semarang melainkan dari seluruh penjuru Indonesia baik dari Papua, NTT, Kalimantan, Batam dan lain-lain,” ungkap Prof Sudharto di ruang kerja Yayasan Alumni Undip.

“Semoga USM menjadi perekat kebangsaan, mendidik anak bangsa yang kompeten tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan,” tambahnya.

Menurutnya warisan nyata ditinggalkan pendiri USM adalah kampus yang lengkap dengan fasilitas ruang kuliah yang nyaman, ruang seminar, auditorium, GOR, gedung parkir, Menara USM yang dilengkapi perpustakaan modern berbasis IT dan kolam renang serta fasiltas lain.

Prof Sudharto P Hadi MES PhD ditetapkan sebagai Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip
Prof Sudharto P Hadi MES PhD ditetapkan sebagai Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip (IST)

"Selain itu yang perlu kita upayakan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa agar menjadi lulusan yang handal bukan hanya cerdas di bidang ilmunya dan juga memiliki soft skill seperti jiwa kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, dan networking dengan mendorong mahasiswa agar aktif di kegiatan kamahasiswaan melaui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), BEM, DEMA, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan lain-lain," jelasnya.

Mantan Rektor Undip ini juga berharap untuk bersama-sama nyengkuyung untuk memajukan USM, karena USM adalah rumah kita, tempat belajar dan mengabdi untuk merajut masa depan yang lebih baik bagi seluruh warga kampus.

Saat memberikan sambutan pada Pengenalan Akademik dan Kegiatan Mahasiswa (Pakem), Prof Sudharto berpesan kepada mahasiswa baru bahwa belajar di perguruan tinggi adalah masa transisi dari SMA yang terstruktur, terbimbing menjadi mandiri.

"Ketika kuliah Anda mandiri bebas memilih mata kuliah yang akan diambil, bebas memilih dosen pembimbing karena itu kemampuan yang akan dimiliki adalah daya kritis dan berpikir sistemik," tandasnya.

Hal ini sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kemendikbud Ristek.

Dalam kesempatan tersebut ia juga memperkenalkan Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip yang baru yaitu Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM dan Ketua Dewan Penyantun USM yaitu Prof Dr Mahfud MD yang saat ini menjabat sebagai Menkopolhukam. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved