Breaking News:

Berita Semarang

Bebas dari Lapas, Nwachukwu Warga Nigeria Dikarantina di Rudenim Semarang, Segera Dideportasi

Seorang warga negara asing (WNA) dari Nigeria, Nwachukwu Chidiebere, dikarantina di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenin) Semarang

dok rudenim
Warga negara asing (WNA) dari Nigeria, Nwachukwu Chidiebere (kiri) menjalani proses pemeriksaan dan penggeledahan barang-barang sebelum memasuki Rudenim Semarang.dok rudenim 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG -- Seorang warga negara asing (WNA) dari Nigeria, Nwachukwu Chidiebere, dikarantina di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenin) Semarang Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Jawa Tengah.

Ia dikarantina setelah menghirup udara bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang.

Dia terlibat kasus pidana narkotika Pasal 114 Ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009. Sehingga dia dipenjara di Lapas Kelas I Semarang.

Nwachukwu telah menjalani hukuman selama 10 tahun dan dinyatakan bebas atau habis masa pidana pada 31
Agustus 2021 kemarin.

"WNA ini bebasnya pada 31 Agustus lalu. Kami langsung amankan yang bersangkutan ke Rudenim untuk melakukan kelengkapan datanya," kata Kepala Rudenim Semarang, Retno Mumpuni dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/9/2021).

Deteni, sebutan penghuni rudenim, diserahkan pada Jumat (3/9/2021) dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang.

"Kepada yang bersangkutan, telah dilakukan keperluan administratif
Keimigrasian berupa pendetensian. Serta dilakukan pendataan, pengambilan foto, pengambilan sidik jari, penggeledahan barang," jelasnya.

Karena masih dalam masa pandemi, deteni dimasukkan ke dalam blok sel untuk dilakukan isolasi guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Selanjutnya Rudenim Semarang akan melakukan koordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Nigeria untuk proses pemulangan atau deportasi yang bersangkutan.

Retno menambahkan, saat ini deteni di Rudenim Semarang sebanyak empat belas orang.(mam)

Baca juga: Kodim Jepara Serahkan Kepada 20 Anak Yatim Piatu, Dandim: Mereka Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Baca juga: Seblak Jeletot Jadi Kuliner Favorit Warga Tegal, Gurih Pedas Manisnya Pas

Baca juga: Gantikan Septian David Maulana,Riyan Ardiansyah Cetak Gol Pecahkan Mitos PSIS di Laga Perdana

Baca juga: Masih Anggap Taliban sebagai Kelompok Teroris, Rusia Hati-Hati Jalin Hubungan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved