Berita Viral

Viral Dokter Buat Surat Pernyataan Sebut Tak Pernah Ada Diagnosa Covid, Kini Dipanggil Polisi

Sebuah surat pernyataan seorang dokter di Enrekang yang menyatakan jika diagnosa Covid-19 tidak pernah ada membuat heboh media sosial.

Penulis: Like Adelia | Editor: abduh imanulhaq
Instagram/Adiany Adil
Viral Dokter di Enrekang Buat Surat Pernyataan Sebut Tak Pernah Ada Dianosis Covid 

TRIBUNJATENG.COM - Sebuah surat pernyataan seorang dokter di Enrekang yang menyatakan jika diagnosa Covid-19 tidak pernah ada membuat heboh media sosial.

Surat pernyataan itu dibuat dokter bernama Adiany Adil dan diunggah ke akun Instagramnya @adiladiany pada 26 Agustus 2021 lalu.

Dalam surat tersebut dokter itu menuliskan :

"Yang bertanda tangan dibawah ini, atasnama dr.Adiany Adil sebagai salah satu pihak yang berwenang dan berkompeten membuat pernyataan akan COVID-19. Bahwa berdasarkan disiplin ilmu saya yaitu berkenaan dengan profesi dokter, sosok ahli dalam hal pengakuan diagnosis, maka saya dengan tegas dan jelas tetapkan bahwa sejak dulu hingga detik ini para dokter termasuk say,a tidak pernah tegakkan diagnosis COVID-19.

Bahwa dalam teori dan praktek kedokteran TIDAK PERNAH ADA DIAGNOSA COVID-19/CORONA VIRUS DISEASE.
Dan olehnya itu Pasien covid-19 itu tidak pernah ada.
Demikianlah surat pernyataan yang saya buat untuk dipergunakan demi kemaslahatan umat manusia"

Surat itu dibuat pada tanggal 25 Agustus 2021.

Ia juga mencantumkan nomor telfon miliknya di surat tersebut.

Adiany Adil sendiri merupakan dokter yang bertugas di RS Umum Daerah Massanerempulu, Enrekang, Sulawesi Selatan.

Dilansir dari sejumlah sumber, saat dikonfirmasi Adiany mengatakan jika pernyataan yang ia tulis adalah benar.

Ia mengatakan jika itu bukan pernyataan kontroversional.

Karena yang ia katakan adalah ilmu pengetahuan fix dan harga mati.

Adiany mengatakan jika covid ini bukan diagnosa.

Bahkan dirinya menantang dokter lain yang menyebut Covid alah diagnosa.

Surat penyataan ini pun membuat Adiany sempat diminta klarifikasi oleh Polres Enrekang dan Kodim 1419 Enrekang.

Sedangkan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulawesi Selatan, dr Ichsan Mustari menyatakan jika IDI sedang melakukan investigasi dan verifikasi dr Adiany Adil.

Ia menambahkan jika yang bersangkutan masih tercatat sebagai anggota IDI Enrekang.

Kapolres Enrekang AKBP Sinjaya sendiri mengatakan jika pihaknya masih mengusut surat pernyataan ini.

Pihak Polres masih menunggu hasil klarifikasi dari IDI setempat.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved