Breaking News:

Berita Pati

Bupati Pati Haryanto Membuka Vaksinasi Massal Lintas Agama di RSU Fastabiq Sehat

Bupati Pati Haryanto membuka kegiatan Vaksinasi Massal Masyarakat Lintas Agama di Rumah Sakit Umum (RSU) Fastabiq Sehat PKU Muhammadiyah.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto membuka kegiatan Vaksinasi Massal Masyarakat Lintas Agama di Rumah Sakit Umum (RSU) Fastabiq Sehat PKU Muhammadiyah, Senin (6/9/2021).

Kegiatan vaksinasi massal ini menyasar 2 ribu warga. Jenis vaksin yang digunakan ialah Sinovac.

"Selaku kepala daerah saya berterima kasih. Adanya kegiatan vaksinasi semacam ini membantu mengurangi prosentase warga yang belum vaksin," kata Haryanto.

Dia mengatakan, dari target sekira 1,05 juta penduduk baru 22 persen yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama.

Baca juga: Kata Amien Rais Soal Baliho Puan Maharani: Disangka akan Berpengaruh Ternyata Malah Get Less

Baca juga: Pria AS Ini Gabung Taliban karena Terkesima setelah Nonton Film, Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan

Baca juga: Proyek Revitalisasi Tahap Dua Alun-alun Kota Tegal Dimulai, Ada Flyng Deck dan Air Mancur Menari

"Kalau hanya bergantung pada program vaksinasi pemerintah daerah, tanpa peran-serta TNI, Polri, Omas, maupun pihak swasta, akan sulit mengejar target. Karena pasokan vaksin (untuk Pemkab) juga terbatas," ungkap Haryanto.

"Kalau dibantu ormas maupun rumah sakit swasta yang punya akses ke kementerian kesehatan, tentu akan sangat membantu. Program di RS Fastabiq ini saja, kuota dua ribu. Hanya dalam beberapa hari yang daftar hampir 3 ribu," tambah dia.

Menurut Haryanto, jatah dosis vaksin yang diterima Pemkab Pati masih sangat terbatas. Jumlahnya hanya berkisar antara 1.500 sampai 3 ribu dosis untuk satu kali dropping.

"Hari ini ada lagi, kami ambil 3.600. Dibagikan ke 29 Puskesmas tentu langsung habis tidak sampai satu hari. Karena tiap Puskesmas ditargetkan dalam sehari (menyuntikkan vaksin sebanyak) 200," papar dia.

Sementara, Direktur RSU Fastabiq Sehat dr Aldila S Al Arfah mengatakan, kegiatan vaksinasi massal untuk 2 ribu warga lintas agama ini dilakukan secara bertahap.

"Karena ruangan terbatas, kami laksanakan dalam enam hari. Per hari sekitar 300 orang," ucap dia.

Baca juga: VIRAL TikTok : Warga Jumantono Karanganyar Jateng Pecah Celengan Koin Patung Macan Isinya Rp 15 Juta

Baca juga: Unwahas Semarang Bangun Rumah Sakit Pendidikan, Ada Fasilitas Pusat Informasi Kesehatan

Baca juga: DKK Kudus Usulkan Pengalihan Anggaran DBHCHT untuk Rehabilitasi 15 Puskesmas Pembantu

Dia mengatakan, sebelum pelaksanaan vaksinasi ini, pihaknya telah mempublikasikan kegiatan ini pada masyarakat agar mereka mendaftar.

"Masyarakat dari semua agama, semua kalangan, boleh ikut asal memenuhi syarat, di antaranya cukup umur dan tidak ada komorbid," ujar Aldila. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved