Kesehatan
Cegah Kanker Tenggorokan, Hindari Minuman Ini
Tenggorokan tergolong penting karena itu kesehatannya perlu dijaga, salah satunya cegah dari kanker.
TRIBUNJATENG.COM - Tenggorokan tergolong penting karena itu kesehatannya perlu dijaga, salah satunya cegah dari penyakit mengerikan kanker tenggorokan.
Dikutip dari halodoc, kanker tenggorokan adalah penyakit kanker yang berkembang dari jaringan tenggorokan.
Gejala utamanya adalah terjadi perubahan suara, sulit menelan, dan sakit tenggorokan.
Kanker tenggorokan dapat berkembang di bagian dan jaringan yang menyusun tenggorokan, termasuk amandel atau tonsil dan laring (di dalamnya terdapat pita suara). Kanker tenggorokan bisa menyerang faring, laring, dan tonsil.
Salah satu agar tak terkena penyakit kanker tenggorokan ini adalah hindari minum tes panas.
Dikutip dari Kompas.Com, Euromonitor International memperkirakan bahwa sekitar 2,9 juta ton teh dikonsumsi pada tahun 2016.
Hal ini tidak mengherankan, melihat bahwa teh enak dan memiliki banyak manfaat kesehatan.
Hal ini disebabkan oleh efek antioksidan dari senyawa sepertipolifenol di dalamnya.
Namun, sebuah studi dari Universitas Peking di Beijing, Cina, telah menemukan bahwa suhu teh yang dikonsumsi dapat mempengaruhi kesehatan seseorang, terutama pada kelompok yang memiliki risiko terkena penyakit serius.
Penulis utama studi Jun Lv, seorang mahasiswa doktoral dari Departemen Epidemiologi dan Biostatistik Universitas Peking, menemukan bahwa konsumsi teh panas berkorelasi dengan timbulnya kanker kerongkongan.
Menurut World Cancer Research Fund International, kanker kerongkongan adalah jenis kanker kedelapan yang paling umum di seluruh dunia.
Menurut Lv, minum teh panas secara teratur dikaitkan dengan kanker kerongkongan pada orang yang juga merokok dan minum alkohol.
Dengan demikian menunjuk pada konjungtur kompleks yang menguntungkan untuk perkembangan penyakit ini.
Lv dan rekan melakukan penelitian mereka sebagai bagian dari National Science Foundation of China dan National Key Research and Development Program temuan studi ini pun diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine.
Peningkatan lima kali lipat dalam risiko kanker Lv dan tim mempelajari hubungan antara minum teh pada suhu yang sangat tinggi dan perkembangan kanker kerongkongan pada populasi di Tiongkok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-radang-tenggorokan.jpg)