Breaking News:

Berita Pati

Pati Stabil di PPKM Level 2, Imigrasi Pati Mulai Buka Pelayanan Paspor RI

Terdapat penambahan kabupaten/kota yang status PPKM-nya turun menjadi level 2, dari yang sebelumnya 27 menjadi 43

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muslimah
Humas Imigrasi Pati
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati telah membuka pelayanan paspor RI secara normal. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan resmi mengumumkan perpanjangan PPKM level 4 di Jawa dan Bali hingga 16 September mendatang, Senin (6/9/2021).

Terdapat penambahan kabupaten/kota yang status PPKM-nya turun menjadi level 2, dari yang sebelumnya 27 menjadi 43. 

Kabupaten Pati sendiri telah berstatus level 2 sejak 30 Agustus lalu hingga kini. 

"Sementara, saat ini ada 43 kabupaten/kota dari wilayah aglomerasi yang diterapkan PPKM level 2," kata Luhut.

Menyikapi kebijakan perpanjangan PPKM tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati, Hasanin, mengatakan pihaknya telah mulai membuka pelayanan paspor RI bagi WNI secara normal. 

"Sebelumnya sejak awal Juli sampai dengan saat ini kami menghentikan sementara pelayanan paspor dan hanya melayani pemohon paspor untuk kepentingan darurat atau mendesak saja. Saat ini kami sudah mulai membuka secara normal. Tidak hanya untuk yang darurat atau mendesak saja," jelas Hasanin sesuai rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (7/9/2021).

Untuk dapat memperoleh layanan paspor RI di Imigrasi Pati, pemohon terlebih dahulu harus mendaftar melalui Aplikasi Pendaftaran Antrian Paspor Online (APAPO).

"Silakan bagi yang mau buat paspor, baik itu paspor baru maupun penggantian, dapat mengunduh APAPO dan mendaftar. Kami buka kuota untuk 100 orang pemohon per hari," ucap dia. 

Selain pelayanan paspor RI bagi WNI, Imigrasi Pati juga telah membuka pelayanan bagi warga negara asing secara tatap muka. 

Pemohon layanan WNA dapat langsung datang untuk memasukkan permohonan dan merekam sidik jari serta foto biometrik.

Kendati telah membuka pelayanan secara normal, masyarakat diharapkan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat berada di lingkungan kantor. 

"Protokol kesehatan tetap yang utama. Kita tidak boleh lengah dan harus tetap waspada. Kami berharap masyarakat yang datang ke kantor tetap disiplin menjalankan prokes" tutup Hasanin. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved