Breaking News:

Wabah Corona

Cegah Varian Mu Masuk RI Bandara dan Pelabuhan Internasional Bakal Diperketat

Pemerintah melaporkan penambahan 7.201 kasus positif Covid-19 pada Selasa (7/9). Penambahan kasus baru itu tersebar di seluruh provinsi.

ISHUTTERSTOCK/Orpheus FX
Ilustrasi varian baru virus corona, mutasi virus corona.(SHUTTERSTOCK/Orpheus FX) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Pemerintah melaporkan penambahan 7.201 kasus positif Covid-19 pada Selasa (7/9). Penambahan kasus baru itu tersebar di seluruh provinsi. 

Menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, penambahan tertinggi ada di Jawa Tengah, yakni 964 kasus. Kemudian di Jawa Barat bertambah 778 kasus dan Jawa Timur dengan 675 kasus. Sementara itu, secara kumulatif, kasus kesembuhan bertambah 14.159 orang. Kemudian, ada penambahan 683 kasus kematian akibat Covid-19. 

Guna mencegah varian baru covid-19 jenis Mu masuk ke Indonesia pemerintah melalui Kementerian Perhubungan bakal memperketat akses masuk di bandara dan pelabuhan internasional.

“Sesuai arahan bapak Presiden RI Joko Widodo yang memerintahkan kepada kami untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 ke Indonesia, kami segera menyiapkan langkah-langkah untuk mengantispasinya,” kata Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi dalam pernyataan pers yang diterima Tribun, Selasa(7/9).

Menhub Budi Karya juga telah meminta jajarannya untuk melakukan konsolidasi internal dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, yakni Kemenlu, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kemenkes, Satgas Penanganan Covid-19, Ditjen Imigrasi, dan pihak terkait lainnya.

Menhub mengatakan, untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 ke Indonesia, salah satunya perlu dilakukan pengendalian transportasi di simpul-simpul transportasi yang melayani rute-rute internasional, yakni di bandara internasional maupun pelabuhan internasional.

“Kami segera menggelar pertemuan untuk berkoodinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti dengan Kemenlu, KKP, Satgas Penanganan Covid-19, dan Ditjen Imigrasi, untuk menentukan langkah-langkah pengendalian yang diperlukan, dalam rangka mencegah masuknya varian baru Covid-19,” ujar Menhub.

Sejauh ini dalam pemeriksaan WGS yang telah dilakukan di Indonesia, belum ditemukan varian virus asal Kolombia ini. Hal yang sama juga dilaporkan oleh Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina bahwa belum ada varian Mu di negara mereka.

"Kalau varian Mu ada di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura maka kewaspadaan kita harus lebih tinggi lagi. Karena banyak mobilitas penduduk kita yang datang atau yang keluar itu Negara tetangga itu," ungkap Maxi. Terkait tempat pemeriksaan sampel, ia menuturkan sudah ada 14 laboratorium nasional yang mampu memeriksa varian baru covid-19.

Tetap Waspada

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved