Breaking News:

Pendidikan

Informatika UPGRIS Ciptakan Sistem Informasi PAM Desa: Pencatatan Logbook Sudah Kuno

Usaha penyediaan air bersih Desa Kaligading, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal dikelola masing-masing sumur artesis.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
UPGRIS
Tim Prodi Informatika UPGRIS memberikan pengarahan penggunaan sistem informasi penagihan PAM desa kepada warga. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Usaha penyediaan air bersih Desa Kaligading, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal dikelola masing-masing sumur artesis.

Semua saluran dari sumber mata air hingga siap digunakan konsumen ditunjang ketersediaannya oleh Perusahaan Air Minum (PAM).

Sayangnya, manajemen pengelolaan PAM di Desa Kaligading dinilai masih kurang baik, terutama terkait penagihan biaya pemakaian air bersih.

Petugas PAM datang ke rumah pelanggan, mencatat pemakaian air pada logbook.

Selanjutnya, petugas akan menghitung jumlah tagihan yang harus dibayarkan.

Lalu, petugas akan kembali datang ke rumah pelanggan pada bulan berikutnya dengan membawa tagihan.

Pada era revolusi industri 4.0 yang serba canggih, cara pencatatan tahihan ini dinilai tidak relevan.

"Teknologi saat ini berkembang begitu cepat, terutama saat pandemi. Masyarakat semakin terbiasa dengan mengurangi kontak fisik. Agar tidak terpapar atau tertular virus covid-19. Masyarakat melakukan pekerjaan di segala aspek dengan sangat cepat," kata Ketua Program Studi Informatika UPGRIS, Bambang Agus Herlambang dalam keterangan tertulis, Rabu (8/9/2021).

Menurutnya, ada beberapa alasan pemakaian logbook tidak relevan lagi.

Antara lain memiliki risiko rusak atau hilang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved