Breaking News:

Berita Karanganyar

Warga Desa di Kecamatan Jumantono Karanganyar Ajukan Bantuan Sumur Bor

Satu desa di Kecamatan Jumantono mengajukan permohonan ke BPBD Karanganyar untuk pembuatan sumur dalam guna antisipasi kekeringan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Kalakhar BPBD Karanganyar, Bagoes Darmadi. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Satu desa di Kecamatan Jumantono mengajukan permohonan ke BPBD Karanganyar untuk pembuatan sumur dalam guna antisipasi kekeringan.

Kalakhar BPBD Karanganyar, Bagoes Darmadi menyampaikan, baru ada satu desa saja yang mengajukan permohonan pembuatan sumur dalam.

"Setelah ini kita koordinasikan dengan BPBD Provinsi dan BBWSBS untuk pembuatan sumur bor," katanya kepada Tribunjateng.com, Rabu (8/9/2021). 

Dia menuturkan, ada beberapa desa yang memang wilayah rawan kekeringan seperti di Kecamatan Jumantono dan Kecamatan Gondangrejo.

Namun hingga saat ini belum ada masyarakat di wilayah tersebut yang mengajukan droping air bersih ke BPBD.

Dalam waktu dekat, anggota BPBD Karanganyar akan melakukan survei di beberapa lokasi rawan kekeringan di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Selain itu, BPBD juga siap membantu manakala ada warga yang membutuhkan pasokan air bersih. 

"Droping air bersih hingga saat ini belum ada permintaan," ucapnya.

Kasi Kebencanaan BPBD Karanganyar, Hartoko menambahkan, pihak telah bekerja sama dengan LPPKS Gondangrejo dan BBWSBS untuk antisipasi adanya kekurangan air bersih.

"Kalau di Gondangrejo ada yang membutuhkan air bersih kita ambilkan di LPPKS. Di situ ada sumur dalam jadi tidak perlu jauh-jauh ngambilnya. Kita juga kerja sama dengan BBWSBS pembuatan sumur dalam. Sudah ada banyak di beberapa daerah," ungkapnya. 

Menurutnya, kondisi kemarau ini termasuk dalam kemarau basah.

Sehingga harapannya tidak ada masyarakat yang kekurangan air bersih. (Ais). 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved