Rabu, 13 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Cerita Rakyat Telaga Bidadari Asal Kalimantan Selatan

cerita rakyat Telaga Bidadari asal Kalimantan Selatan.Dahulu kala di sebuah desa dekat telaga, hiduplah seorang pemuda tampan dan gagah bernama Awang

Tayang:
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
tribunjateng/Wilujeng Puspita
JAKA TARUB - Lukisan Jaka Tarub tengah mencuri selendang Nawang Wulan, dipertahankan di Ulang Tahun ke 20, Senin 15 Januari 2018 

"Di mana selendangku?" tangis salah satu bidadari.

Bidadari lainnya pun berusaha membantu. Namun karena matahari sudah mulai terbit, enam Bidadari lainnya segera pergi sebelum pintu kayangan ditutup.

"Matahari akan terbit. Kami tidak bisa berlama-lama di sini. Maafkan kami harus kembali ke kahyangan," tutur salah satu bidadari.

Bidadari pun menangis.

Awang Sukma segera keluar dari persembunyiannya.

"Jangan takut putri, aku akan menolong asalkan tuan putri sudi tinggal bersama hamba," bujuk Datu Awang Sukma.

Bidadari yang putus asa pun menerima tawaran Datu Awang Sukma. Lagipula Datu Awang Sukma memiliki wajah rupawan.

Keduanya pun menikah dan hidup bahagia. Setahun kemudian lahirlah seorang bayi perempuan yang cantik dan diberi nama Kumalasari.

Kehidupan keluarga Datu Awang Sukma semakin bahagia.

Namun suatu hari, saat beras di rumah habis, Bidadari Cantik itu pergi ke gudang beras untuk mengambil beras.

Awang Sukma lupa menaruh beras ke dapur, sehingga istrinya harus pergi sendiri ke Gudang yang selama ini tertutup rapat.

Namun saat ke gudang, ia melihat seekor ayam hitam sedang Mengais sebuah kain.

Betapa terkejutnya Bidadari Cantik itu saat ia mendapati selendangnya.

"Ini selendangku!" seru Bidadari Cantik.

"Kini saatnya aku harus kembali ke kahyangan," kata Bidadari Cantik.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved