Breaking News:

Berita Karanganyar

Hore, Grojogan Sewu Tawangmangu Sudah Dibuka Tanggal 11 September 2021

Operasional Grojogan Sewu akan dibuka pukul 08.00 hingga pukul 15.00 selama uji coba.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Wisatawan berada di sekitar pintu masuk Grojogan Sewu Tawangmangu Kabupaten Karanganyar meski objek wisata belum dibuka kembali, Sabtu (4/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Grojogan Sewu, Tawangmangu, akan mulai menerima kunjungan wisatawan secara terbatas, mulai Sabtu (11/9).

Pengunjung usia 12 tahun ke bawah sementara belum diizinkan memasuki kawasan wisata alam tersebut.

Sebelumnya, pihak pengelola bersama Satgas Covid-19 tingkat kecamatan telah menggelar simulasi, pada Minggu lalu.

"Rencana besok mulai uji coba. Dibuka tapi prokesnya ketat, Anak usia 12 tahun ke bawah belum diizinkan," kata staf Bagian Pemasaran Grojogan Sewu, Eko Wiyono, Jumat (10/9).

Eko menyampaikan, persiapan menyambut kedatangan pengunjung sudah dilakukan beberapa hari lalu, mulai dari simulasi, penyiapan sarana dan prasarana protokol kesehatan, serta pembersihan kawasan wisata.

Operasional Grojogan Sewu akan dibuka pukul 08.00 hingga pukul 15.00 selama uji coba.

Selain itu, kapasitas jumlah pengunjung dibatasi sekitar 25 persen dari kondisi normal.

"Saat hari Minggu, kondisi normal 2.000 orang tapi masih longgar, 25 persennya ya 500 orang. Akan tetapi biasanya kemarin itu Sabtu dan Minggu paling sekitar 300 orang. Hari biasa 100-150 orang," ucapnya.

Terkait bukti vaksin Covid-19, lanjut Eko, tidak menjadi syarat masuk kawasan wisata Grojogan Sewu selama dilakukannya uji coba.

Di sisi lain, pihak pengelola juga telah memberikan informasi terkait uji coba pembukaan wisata kepada para pedagang baik di dalam kawasan wisata maupun di sekitar kawasan.

Tercatat ada 150 pedagang, baik yang menempati kios maupun keliling di dalam kawasan Grojogan Sewu.

Adapun di sekitar kawasan, tercatat sekitar 450 orang yang tergabung dalam tiga kelompok.

Menurutnya, dengan mulai dibukanya kunjungan wisatawan di Grojogan Sewu dapat menggerakkan sektor ekonomi UMKM yang berada di sekitar objek wisata.

Menurut dia, para pedagang sangat berdampak karena objek wisata ditutup selama dua bulan sejak diberlakukannya PPKM Darurat.

"Ekonominya (pedagang—Red) kan tergantung dibukanya Grojogan Sewu. Yang penting kami bisa buka dulu dan pedagang bisa berjualan, kami sudah bersyukur," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved