Breaking News:

Berita Semarang

Diduga Makanannya Sering Ditaburi Sperma Oknum Dokter, Kondisi Wanita di Semarang Ini Menyedihkan

Korban ingin tahu kenapa makanannya sering berubah bentuk dan penutup makanan berubah posisi

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
SHUTTERSTOCK/Nishihama
Ilustrasi makanan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus kekerasan seksual menimpa seorang perempuan di Semarang.

Kasus tersebut berlangsung tahun lalu namun korban masih trauma hingga sekarang.

Berikut kronologi lengkapnya

Ilustrasi pelecehan seksual bokong begal dan payudara
Ilustrasi pelecehan seksual bokong begal dan payudara (DAILY MAIL)

Oknum dokter yang sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di sebuah Universitas ternama di Kota Semarang melakukan kekerasan seksual terhadap seorang perempuan. 

Korban tak lain adalah istri temannya sendiri.

Baca juga: Cerita Rocky Gerung tentang Rumahnya yang Terancam Digusur, Sebut Punya Nilai Immateriil 1 Triliun

Baca juga: Jarang Dilirik, Padahal 5 Makanan Ini Sangat Ampuh Bantu Menurunkan Berat Badan

Baca juga: Yandi Cogan Penakluk 10 Janda Semarang, Taklukkan dan Porotin Wanita dalam 1 Bulan, Ini Tampangnya

Kekerasan seksual yang dilakukan oknum tersebut berupa mencampurkan sperma ke dalam makanan milik korban.

"Kasus ini terjadi di rumah kontrakan yang dihuni oleh korban dan suaminya serta pelaku," papar pendamping korban dari LRC-KJHAM Nia Lishayati saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (10/9/2021).

Nia menjelaskan, menerima rujukan kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum dokter pada 14 Januari 2021.

Korban dan pelaku bisa satu kontrakan bermula saat korban menemani suaminya yang tengah  menempuh PPDS  di sebuah Universitas di Semarang mulai tahun 2018.

Antara suami korban dan pelaku adalah teman satu angkatan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved