Berita Solo
Emak-emak Geruduk Pernikahan Admin Arisan Bodong di Solo, Kirim Karangan Bunga Hingga Dijambak
Pernikahan J, yang diketahui merupakan admin sebuah arisan online mendapatkan hadiah yang tak terduga.
Pesta itu merupakan pesta pernikahan J, seorang admin arisan online tersebut.
Kedatangan para mamber ini bukan karena diundang dalam pesta pernikahan itu.
Namun karena mereka ingin J mengembalikan uang mereka, yang diduga telah digelapkan.
Satu korban arisan lelang online, Bara Nuina, mengaku, tertipu oleh terduga pelaku yang yang bermodus lelang arisan online hingga ratusan juta rupiah.
"Enggak ada kabar, enggak ada konfirmasi katanya mau jual aset (rumah) buat bayar, eh malah gelar nikahan nikahan," ungkapnya kepada Tribunsolo.com, Minggu (12/9/2021).
Bara menambahkan dirinya telah mengenal lama dengan terduga pelaku berinisial J, warga Jebres, Kota Solo.
Serta seharusnya terduga pelaku melunasi hutang pada 30 April 2021 lalu dan sudah ada perjanjian pelunasan.
"Totalnya ada Rp 161 juta, udah ada mengembalikan Rp 14 juta tapi masih kurang Rp 142 juta," ujarnya.
Tak hanya itu, Selain Bara masih banyak lagi korban yang tertipu oleh J.
"Banyak enggak cuman aku aja, mau dikumpulkan buat laporan lagi, korbannya ada yang dari luar Jawa juga banyak," ungkapnya.
"Awalnya itu lancar-lancar aja, tapi sekitar bulan Maret mulai enggak ada kabar," lanjutnya.
Saat dikonfirmasi, pihak keluarga enggan menanggapi hal tersebut.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Karangan Bunga dari Member Arisan Oniline Picu Keributan Pernikahan di Solo: Minta Uang Kembali,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/karangan-bunga-dari-member-arisan-online-yang-diduga-bodong-di-solo.jpg)