Breaking News:

BERITA NASIONAL

Tiga Kelemahan Pegawai Garda Depan yang Perlu Dihindari versi Dr Aqua

Para pegawai yang bertugas di garda depan atau "frontliner" di berbagai perusahaan termasuk di perbankan umumnya memiliki tiga kelemahan. Apa saja?

Penulis: Erwin Ardian | Editor: Erwin Ardian
aqua dwipayana
Dr Aqua Dwipayana (kanan) dan Kepala Perwakilan BI Sumbar Wahyu Purnama Armyntos. 

TRIBUNJATENG.COM, PADANG-Para pegawai yang bertugas di garda depan atau "frontliner" di berbagai perusahaan termasuk di perbankan umumnya memiliki tiga kelemahan. Hal itu harus menjadi perhatian seluruh pimpinan agar tidak kalah bersaing dengan kompetitornya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Wilayah Tegal Raya Minggu (12/9/2021), Waspada Hujan Ringan Pada Malam Hari

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kendal Hari Ini Minggu 12 September 2021, Waspadai Hujan Turun Malam Hari

Baca juga: Disebut Tukang Ngontrak, Medina Zein Upload Foto 4 Rumahnya

Baca juga: Prediksi Arema FC Vs Bhayangkara FC BRI Liga 1 2021, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming

"Tiga kelemahan itu terjadi karena mereka yang bertugas di bagian depan terjebak rutinitas, sehingga sering bekerja tanpa roh. Jadi aktivitasnya seperti robot yang setiap hari rutin melayani konsumen," tegas Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana.

Hal itu diungkapkan pada Sharing Komunikasi dan Motivasi dengan tajuk “Strategi Komunikasi Bisnis di Masa Pandemi Covid-19” yang diselenggarakan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sumatera Barat (Sumbar) di Padang, Sumbar, pada Selasa sore, 7 September 2021 lalu.

Acara itu dipimpin Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar Wahyu Purnama Armyntos yang bertempat di kantornya.

Undangan Sharing Komunikasi dan Motivasi tersebut diterima Dr Aqua secara mendadak pada Selasa pagi, 7 September 2021. Langsung Wahyu yang mengontak pria yang rendah hati itu.

Saat Dr Aqua sedang menunggu untuk ketemu Direktur Utama Bank Nagari Muhammad Irsyad di bank tersebut, tiba-tiba Wahyu telepon. Kemudian menanyakan jadwal motivator kondang tersebut pada hari itu.

"Pak Aqua sore ini apakah jadwalnya kosong? Saya mau mengundang bapak untuk Sharing Komunikasi dan Motivasi di acara Badan Musyarah Perbankan Daerah (BMPD) Sumbar," ujar Wahyu.

Setelah melihat jadwalnya sore masih kosong, Dr Aqua menyatakan siap. Mulainya sekitar pukul 16.30 dan tempatnya di kantor Wahyu. Disepakati topiknya adalah "Strategi Komunikasi Bisnis di Era Pandemi Covid-19".

Acara tersebut sekaligus perpisahan dengan dua anggota BMPD Sumbar. Mereka adalah Pemimpin Wilayah BRI Sumbar Wahju Hidajat yang pindah ke Yogyakarta dan Pemimpin Cabang Bank Syariah Indonesia (eks BRI Syariah) Heriyadi yang mutasi ke Jakarta sebagai Executive Business Officer. Keduanya sama-sama mendapatkan promosi dari manajemennya.

"Begitu tahu Pak Aqua sedang di Padang, langsung saya kontak bapak. Memanfaatkan keberadaan Pak Aqua di sini untuk Sharing Komunikasi dan Motivasi di acara BMPD Sumbar. Alhamdulillah bapak berkenan dan ada waktu luang," ujar Wahyu yang berasal dari Payakumbuh, Sumbar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved