Berita Salatiga
Sarana - Prasarana Terbatas, Rutan Salatiga Berencana Lakukan Pengembangan Area
Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah secara resmi menyerahan BMN berupa lahan dan bangunan ke Rutan Kelas IIB Salatiga.
Penulis: hermawan Endra | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah secara resmi menyerahan BMN berupa lahan dan bangunan ke Rutan Kelas IIB Salatiga.
Upaya ini diharapkan menjadi solusi terkait terbatasnya lahan bangunan Rutan Salatiga.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah A Yuspahruddin disela-sela kunjungan kerja di Rutan Salatiga mengatakan, bangunan disamping Rutan yang memiliki luas sekitar 1.134 m2 ini menjadi salah satu terobosan guna perluasan bangunan Rutan yang saat ini merupakan salah satu bangunan Rutan terkecil di Indonesia.
Baca juga: Bagaimana Foto Produk Bisa Memikat Konsumen saat Jualan Online, UKM Makanan Kudus Pelajari Tipsnya
Baca juga: Bisnis Digital Melesat, 110 Pelaku Usaha Kecil Kudus Dilatih Manajemen Keuangan dan Pemasaran Online
Baca juga: ShopeePay Luncurkan Google Play Festival Fasilitasi Kebutuhan Hiburan Masyarakat Saat Pandemi
Yuspahruddin menjelaskan dengan transfer BMN ini diharapkan menjadi salah satu solusi terkait terbatasnya lahan bangunan Rutan Salatiga.
Sehingga nantinya dengan penambahan lahan dan bangunan kualitas pembinaan dan layanan menjadi lebih baik lagi.
Dalam kunjungan dan pembinaan kerja Kamis lalu, Yuspahruddin mengatakan jangan sampai aset menjadi tidur dan terbengkalai tetapi jadikan sebuah sarana yang bermanfaat dan menjadi alat untuk lebih produktif dalam peningkatan kualitas kerja.
Sementara itu, Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano sangat berterimakasih atas transfer lahan milik Kanwil Kemenkumham Jateng ini.
Selama ini, pihaknya terus mengupayakan agar bangunan dan lahan samping Rutan menjadi bagian dari Rutan Salatiga, akhirnya Kantor Wilayah Kemenkumham melalui Kakanwil secara resmi menyerahkan BMN berupa lahan dan bangunan.
Ke depan Andri sudah menyiapkan mekanisme dan pemanfaat lahan di samping Rutan. setidaknya menjadi solusi atas terbatasnya sarana prasarana selama ini.
Apalagi belum ada program dari pusat terkait relokasi atau pemindahan Rutan ini.
"Ke depan pihak Rutan Salatiga akan melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait guna perluasan bangunan dan tentu saja nantinya menjadi manfaat yang luar biasa guna perawatan dan pembinaan Warga Binaan di Rutan Salatiga," tandasnya.
Survei Kepuasan Masyarakat
Rutan Salatiga terus berbenah dalam memberikan layanan publik bagi masyarakat maupun warga binaan.
Hal ini dapat dirasakan secara langsung kepada pengguna layanan dengan hasil survei kepuasan yang terus meningkat setiap bulannya.
Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan bahwa Rutan Salatiga yang lebih dikenal sebagai 'Penjara' ini secara keseluruhan sudah banyak berbeda dari segi bangunan, pelayanan maupun sekarang sudah tersedia layanan terpadu serta ketersediaan tempat layanan guna mendukung pelayanan yang berdasar pada Hak Asasi Manusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rutan-kelas-iib-salatiga-13-9-2021.jpg)