Breaking News:

Berita Kesehatan

Manfaat Tumbuhan Girang: Obat Luka, Pegal Linu Hingga Antiracun Ular

Tumbuhan Girang (Leea indica (Burm. F.) Merr.) merupakan anggota genus Leea yang masuk dalam suku Vitaceae.

Editor: galih permadi
Budi Santoso/BKSDA Jateng
Tumbuhan Girang (Leea indica (Burm. F.) Merr.) merupakan anggota genus Leea yang masuk dalam suku Vitaceae. 

TRIBUNJATENG.COM - Tumbuhan Girang (Leea indica (Burm. F.) Merr.) merupakan anggota genus Leea yang masuk dalam suku Vitaceae.

Tumbuhan ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Selain girang (Jawa Tengah), di daerah lain tumbuhan ini sering disebut sulangkar, jirang (Madura), mali-mali (Makasar), ginggiyang (Sunda), kayu ajer perempuan (Melayu), dan uka (Maluku).

Tumbuhan girang secara tradisional sering dijadikan obat alami untuk pengobatan oleh masyarakat di Indonesia (Depkes RI, 2001).

Manfaat

Ketika terluka atau ada bagian tubuh yang mengalami pegal linu, daun Girang dapat digunakan untuk meredakannya.

Untuk mengobati luka baru, dapat digunakan ±30 gram daun Girang segar, setelah dicuci dan kemudian ditumbuk hingga hingga halus.

Setelah itu dapat langsung ditempelkan pada luka, bila ada, lapisi atau balut dengan kain bersih (Depkes RI, 2001).

Menurut penelitian kandungan saponin dapat ditemukan pada bagian akar, kandungan polifenol di bagian daun, dan tanin di bagian buah.

Kandungan kimia lain yang terdapat di tumbuhan Girang ini antara lain, alkaloid, glikosida, dan steroid/triterpenoid (Malinda, 2015).

Hampir semua bagian tumbuhan girang memiliki manfat sebagai obat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved