Berita Kesehatan
Manfaat Tumbuhan Girang: Obat Luka, Pegal Linu Hingga Antiracun Ular
Tumbuhan Girang (Leea indica (Burm. F.) Merr.) merupakan anggota genus Leea yang masuk dalam suku Vitaceae.
Morfologi
Tumbuhan girang termasuk ke dalam tumbuhan jenis perdu dengan ketinggian berkisar 1.5 – 5 m. Berbatang tegak, bulat, dan berkayu.
Berdaun hijau, lonjong, majemuk menyirip dengan panjang 8 – 16 cm dan lebar 3 – 7 cm. Warna bunganya hijau, berbentuk seperti payung, dan berada di ketiak daun.
Kelopak dari bunganya berbentuk bintang dengan kepala sari yang berwarna putih.
Buah dan biji berbentuk bulat. Buah berwarna ungu kehitaman. Biji berwarna putih. Berakar tunggang (Zuhud et al., 2013).
Ekologi
Tumbuhan girang tumbuh di dataran rendah di hutan campuran seluruh pulau Jawa dengan ketinggian kurang lebih 1000 meter dari permukaan laut.
Biasanya tumbuh di bawah belukar lain sebagai semak yang tidak berduri (Heyne, 1950).
Sebaran
Tumbuhan girang tersebar merata di daerah tropis dan subtropis, seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, India, dan Cina.
Di Indonesia tumbuhan ini tersebar di sebagian besar daerah (Depkes RI, 2001). Di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Pati Barat.
Tumbuhan girang dapat ditemukan di wilayah Cagar Alam (CA) Keling I abc, CA Keling II/III, CA Kembang, dan CA Gunung Celering di Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah.
Penulis:
Budi Santoso
PEH Muda pada BKSDA Jateng
Kepala KPHK Pati Barat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tumbuhan-girang-leea-indica-burm-f-merr-merupakan-anggota-genus-leea.jpg)