Breaking News:

Berita Semarang

FE Unnes Bumikan Ekonomi Syariah di Kampus Konservasi Melalui Webinar

Fakultas Ekonomi Unnes gelar webinar peran Ilmu Ekonomi Syariah bertema Pengelolaan Keuangan Haji.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Tangkapan layar Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu (kiri) saat memberikan pemaparan pada webinar Fakultas Ekonomi Unnes. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar webinar peran Ilmu Ekonomi Syariah bertema Pengelolaan Keuangan Haji dan Merencanakan Haji Muda, Rabu (15/9/2021).

Kegiatan yang diikuti 936 peserta dari mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan itu diselenggarakan secara virtual.

Webinar tersebut merupakan satu upaya untuk membumikan ekonomi syariah di lingkungan kampus.

Wakil Rektor II Unnes, Prof S Martono saat membuka acara mengatakan bahwa ilmu ekonomi syariah memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam perekonomian Indonesia.

"Karena ekonomi syariah bukan lagi ilmu yang baru di masyarakat. Justru sudah menjadi gaya hidup sebagian masyarakat Indonesia," ucapnya.

Narasumber dalam webinar tersebut, pakar di bidang ilmu ekonomi syariah yaitu Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu; dan Divisi Investasi Langsung, Emas, dan lainnya BPKH, Iman Ni'matullah.

Dalam paparannya, Anggito Abimanyu menyampaikan, ekonomi syariah berkembang dengan pesat di Indonesia. Pasar ekonomi syariah pun meningkat lebih tinggi dibanding perkembangan ekonomi.

"Oleh karena itu, sudah saatnya FE Unnes membuka prodi Ekonomi Syariah untuk dapat membumikan ekonomi syariah di kampus," ujarnya.

Di samping itu, pasar tenaga kerja juga melakukan serapan optimal pada lulusan sarjana Ekonomi Syariah.

"Banyak karir yang dapat yang dapat ditempati lulusan di antaranya bekerja di perbankan, keuangan, ekonomi syariah, peneliti atau regulator ekonomi keuangan syariah, dan dosen, guru, staf pengajar perguruan tinggi lembaga pendidikan," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved