Berita Kendal
16 Ibu Hamil Meninggal di Kendal, Kasus Kematian Beragam Selama Pandemi Covid-19 Tahun 2021
Kasus ibu hamil meninggal di Kabupaten Kendal mencapai 16 orang selama pandemi tahun 2021.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dinas Kesehatan Kendal mencatat 16 ibu hamil meninggal terpapar Covid-19 pada 2021.
Jumlah ini meningkat di banding tahun-tahun sebelumnya sebelum pandemi Covid-19 melanda.
Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, pada tahun-tahun sebelum pandemi, angka kematian ibu hamil sangat sedikit.
Biasanya tidak lebih dari 10 kasus dengan penyebab kematian yang beraneka ragam.
Atas keprihatinan itu, Dinkes Kendal mengebut penyuntikan vaksin Covid-19 kepada ibu hamil.
Sasarannya adalah 4.334 orang yang saat ini terdata di 30 puskesmas yang ada.
"Ibu hamil yang sudah vaksin 1.861 orang. Baru sebagian kecil saja, kita lakukan percepatan vaksinasi ibu hamil karena termasuk masyarakat yang rentan terpapar Covid-19," terangnya, Jumat (17/9/2021).
Untuk mempercepat vaksinasi ibu hamil, Dinkes Kendal menggandeng tim penggetak PKK untuk melakukan sosialisasi hingga ke tingkat desa.
Upaya ini dilakukan untuk menumbuhkan imunitas tubuh pada ibu hamil agar ibu dan anak yang dikandung tetap sehat.
Selain itu, Ferinando berharap percepatan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil bisa menekan angka kematian ibu hamil akibat Covid-19.
"Tercatat sudah 16 ibu hamil meninggal terpapar Covid-19 pada 2021 ini. Cukup tinggi memang dibanding tahun-tahun sebelum pandemi datang," ujarnya.
Dalam pelaksanaan vaksinasi ibu hamil, Tenaga Kesehatan diminta melakukan swab antigen terlebih dahulu.
Nantinya, hanya ibu hamil negatif Covid-19 yang melanjutkan vaksinasi dosis pertama.
Bagi ibu hamil yang terkonfirmasi reaktif atau positif Covid-19 dijadwalkan mengikuti vaksinasi setelah dinyatakan negatif corona.
"Kami distribusikan 15.000 antigen ke puskesmas untuk pelaksanaan vaksin ibu hamil. Juga untuk memfasilitasi tes swab antigen bagi CPNS," terangnya.