Breaking News:

Berita Sragen

Bupati Yuni Akui Kesejahteraan Atlet Sragen Kurang, Imbas Pandemi Covid-19

Kesejahteraan atlet di Sragen dinilai kurang maksimal dan kurang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kesejahteraan atlet di Sragen dinilai kurang maksimal dan kurang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen.

Seperti yang disampaikan Yufita Bunga Arofani (20) atlet Sragen yang maju di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Fani, sapaan akrabnya itu, mengatakan, perkembangan atlet khusus bola voli di Sragen sendiri sudah bagus, hanya saja masih kurang ada perhatian khusus dari pemerintah.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Baca juga: Prediksi Borneo FC Vs Barito Putera BRI Liga 1 2021, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming

Baca juga: Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Persela Lamongan Vs Persita Tangerang BRI Liga 1 2021

Baca juga: Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Borneo FC Vs Barito Putera BRI Liga 1 2021

Yuni sapaan akrabnya itu mengakui anggaran untuk KONI Sragen berkurang hingga tahun depan.

Bupati mengatakan anggaran yang saat ini tidak sesuai dengan proposal yang telah diajukan KONI, namun dirinya mengaku secata bertahap akan mengembalikan.

"Saya harus mengatakan bahwa anggaran yang untuk KONI dengan pandemi yang seperti ini kami belum bisa memberikan secara optimal, seperti yang dimintakan tidak sesuai dengan proposal yang diberikan oleh KONI," kata Bupati.

Namun dirinya meyakini, secara bertahap pihaknya akan mencoba lagi mengembalikan anggaran untuk pembinaan atlet-atlet Sragen.

Yuni mengatakan anggaran KONI terpotong refocusing penanganan Covid-19 di Sragen. Tidak hanya KONI, Bupati mengatakan seluruh lini bahkan dinas terdampak.

"Seperti yang kita ketahui semua fokusnya pada Covid-19, anggaran dari pusat dikurangi kita harus bisa meningkatkan PAD. Disitu barangkali bisa mulai proporsi untuk KONI dikembalikan seperti dulu awal," katanya.

Terkait rencana penambahan anggaran di tahun depan, Yuni mengaku belum bisa. Mengingat anggaran untuk tahun depan sudah masuk pada pembahasan tahun ini.

Sehingga dirinya memastikan prediksi anggaran di tahun depan masih sama dengan tahun ini, mengingat dana belum bisa pulih sepenuhnya.

Baca juga: Prediksi Persela Vs Persita BRI Liga 1 2021, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming

Baca juga: Not Angka Anak Manis Janganlah Dicium Sayang Soleram Lagu Daerah Riau

Baca juga: Bros Kupu-Kupu Berbahan Daun Sutra Soka Karya Agus Akan Dipasarkan Ke Switzerland

"Kalau tahun depan pagu anggarannya masih kita samakan dengan tahun ini, karena sudah dimasukkan tahun ini dalam pembahasan."

"Jadi prediksi ke depan kita belum bisa pulih seperti sediakala, karena instruksi dari pusat pula kita masih tetap harus melakukan refocusing dan efisiensi," jelasnya.

Selain adanya refocusing dan efisiensi, Yuni mengaku dana transfer dari pusat masih dikurangin. Meski tidak bisa menyampaikan secara detail Yuni memastikan ada pengurangan anggaran. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved