Breaking News:

Berita Karanganyar

SMK di Karanganyar Mulai Simulasi PTM Terbatas Minggu Depan

Mayoritas sekolah tingkat SMK di Kabupaten Karanganyar mulai menggelar simulasi dan PTM terbatas mulai pekan depan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Siswa SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka (PTM). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Mayoritas sekolah tingkat SMK di Kabupaten Karanganyar mulai menggelar simulasi dan PTM terbatas mulai pekan depan.

Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah VI Jateng, Sunarno menyampaikan, hingga saat ini baru ada beberapa sekolah tingkat SMA dan SMK baik negeri dan swasta yang menggelar simulasi dan PTM terbatas seperti SMAN 1 Karanganyar, SMAN Karangpandan, SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar dan SMAN Kerjo.

"Kalau di Sragen sudah banyak lebih dari 15 SMA. Di Karanganyar kebanyakan pada nunggu, tanggal 20 September sekalian. Karena kemarin itu bertepatan dengan agenda penilaian tengah semester. Jadi habis itu sekalian. Persiapan sebenarnya sudah," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (17/9/2021).

Terkait syarat bukti vaksin bagi pelajar, dia menjelaskan, sebenarnya bukti vaksin tidak menjadi syarat untuk menggelar simulasi dan PTM terbatas. Akan tetapi ada kepala daerah yang menghendaki supaya peserta didik divaksin terlebih dahulu sebelum simulasi dan PTM terbatas.

"Ya kita menghormati. Yang penting protokol kesehatan, izin dari Satgas Covid-19 Kabupaten dan izin orang tua," ucapnya.

Sementara Kepala SMKN Jenawi, Sri Eka Lelana mengatakan, telah melakukan persiapan sebelum memulai simulasi PTM pada pekan depan. Sterilisasi kawasan sekolah telah dilakukan, begitu juga penyiapan sarana protokol kesehatan seperti cek suhu tubuh otomatis, tempat cuci tangan, ruang UKS serta pengaturan meja dan kursi.

Dari 913 siswa, sudah ada 870 surat izin orang tua untuk mengikuti simulasi PTM yang telah disampaikan ke sekolah. Sedangkan sisanya, surat izin dari orang tua belum disampaikan ke sekolah.

"Dari 870 surat izin yang masuk semua setuju," ungkapnya.

Direncanakan sementara hanya siswa kelas XII yang bakal mengikuti simulasi PTM pada pekan depan. Dari kapasitas 36 siswa dalam satu kelas hanya diisi 18 siswa saja.

"Selama 1 atau 2 minggu kedepan yang mengikuti simulasi tetap sama. Lainnya tetap daring. Sambil dievaluasi. Kita sementara ini melihat kesiapan sekolah dulu," jelasnya.

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan pihak sekolah melukir siswa yang mengikuti simulasi PTM nantinya bakal seiring berjalannya waktu. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved