Breaking News:

Berita Demak

Solusi AKP Fandy ke Buruh Pabrik Demak Lawan Arus Saat Pulang Kerja: Bikin Portal dan Jalur Khusus

Kasatlantas Polres Demak AKP Fandy Setiawan punya solusi keselamatan karyawan pabrik sering lawan arus di jalur pantura.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Kasatlantas Polres Demak AKP Fandy Setiawan. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Banyak karyawan pabrik yang melawan arus lalu lintas di jalur Pantura Demak saat pulang kerja.

Selain melanggar lalu lintas, hal itu juga membahayakan.

Misalnya saja yang acap kali terjadi ketika karyawan sebuah pabrik di Karangtengah Demak saat pulang kerja, mereka memilih melawan arus ketimbang harus melewati U-Turn atau putar balik yang cukup jauh dari pintu pabrik. 

Menanggapi hal tersebut, Kasatlantas Polres Demak AKP Fandy Setiawan, mengatakan, pihaknya akan membicarakannya lebih detail kepada sejumlah pihak.

Namun, sedianya pihaknya telah mencoba merumuskan sejumlah solusi.

Di antara solusi yang bisa saja diterapkan agar karyawan pabrik tidak melawan arus saat pulang atau berangkat kerja, kata Fandy, dengan membuat portal di pintu masuk pabrik sebagai penghalang agar karyawan tidak melawan arus.

"Di antaranya membuat portal agar tidak belok ke kanan melawan arus, tapi tetap belok ke kiri sesuai arus lalu lintas dari arah Demak ke arah Semarang," kata Fandy dalam ngobrol bersama santai atau Ngobras di Kafe Reinz di Kabupaten Demak, Jumat (17/9/2021), sekaligus memeringati Ulang Tahun ke-66 Lalu Lintas Bhayangkara.

Solusi yang bisa diterapkan selanjutnya, kata Fandy, yaitu perusahaan membuat jalur khusus putar balik di depan pabrik.

Hal itu bisa membuat karyawan lebih mudah saat berangkat atau pulang tanpa harus melawan arus. 

"Membuat jalur khusus ataupun U-Turn (putar balik) di depan perusahaan PT Glory agar memberikan kemudahan bagi karyawan yang mau balik ke rumah agar tidak terlalu jauh keluar dari pabrik di mana U-Turn terlalu jauh keluar dari pabrik sekitar 2 kilometer ke arah Semarang. Itu untuk mempermudah karyawan untuk kembali kerja," katanya.

Selanjutnya, kata dia, perusahaan juga perlu melakukan sosialisasi kepada karyawan agar tidak melawan arus.

Atau kalau perlu perusahaan melakukan tindakan tegas bagi karyawannya yang melawan arus.

Fandy tidak memungkiri, praktik lawan arus tersebut sangat berisiko dan karenanya terjadi kecelakaan.

Diketahui, dalam acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah instansi misalnya Dinas Perhubungan, Organda, Dinas Pariwisata, Perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL),  dan tokoh pemuda Demak.

Selain itu, terkait keluhan masyarakat dengan adanya parkir yang mengakibatkan kemacetan, misalnya di Kawasan Pasar Bintoro dan PKL di sepanjang Jalan Bhayangkara juga dibahas dalam kesempatan itu. "Kalau di Pasar Bintoro, semestinya pihak pengelola pasar menyediakan lahan parkir. Terkait PKL di Jalan Bhayangkara, itu nanti dari Satpol PP yang berwenang," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved