Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Update Pembunuhan di Subang, Polisi Temukan Puntung Rokok yang Terdapat DNA Danu, Ini Kata Keluarga

Selain kerap datang ke rumah Tuti, Danu disebutnya juga kerap pergi bersama Amalia untuk urusan pekerjaan

Editor: muslimah
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Rumah yang menjadi lokasi penemuan dua mayat ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (21/8/2021).  

TRIBUNJATENG.COM - Banyak fakta yang belum terungkap dalam kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat

Peristiwa tersebut sudah berlalu lebih dari satu bulan.

Namun hingga kini belum ada tersangka dan jejak pembunuh terus ditelusuri.

Ibu dan anak tewas mengenaskan dibunuh lebih dari 1 orang, Kakak Tuti Histeris
Ibu dan anak tewas mengenaskan dibunuh lebih dari 1 orang, Kakak Tuti Histeris (kolase TribunBogor dari TribunJabar)

Terbaru, polisi disebut menemukan barang bukti berupa puntung rokok di rumah Tuti.

Setelah ditelisik, ternyata DNA keponakan Tuti, Danu (21), menempel di puntung rokok tersebut.

Baca juga: Penyebab Gangguan Indihome & Telkomsel Sudah Diketahui, di Laut Batam Kedalaman 20 Meter

Baca juga: Sosok Danu dalam Kasus Pembunuhan di Subang hingga Darah di Baju Yosef, Ini Perkembangan Terbaru

Lantas, apakah Danu terlibat dalam pembunuhan ini?

Diberitakan sebelumnya, jasad Tuti dan Amalia ditemukan bersimbah darah dan tertumpuk di bagasi mobil Alphard, 18 Agustus 2021 lalu.

Hingga lebih dari sebulan berlalu, polisi masih belum menemukan sosok pembunuh sadis tersebut.

Kakak Tuti, Lilis, mengakui Danu merupakan keponakannya.

Danu adalah anak dari kakak Tuti.

"Itu keponakan saya, anak kakak saya," ujar Lilis, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Minggu (19/9/2021).

"Dia (Danu) berusia 20 tahun, tinggalnya sama orangtuanya kan dekat."

Menurut Lilis, Danu memang kerap datang ke rumah Tuti.

Namun, Danu kerap datang ke rumah Tuti untuk urusan pekerjaan.

Disebutnya, Danu juga bekerja di yayasan yang didirikan suami Tuti, Yosef.

Sementara itu, Amalia menjabat sebagai bendahara yayasan.

"Pas ke situ kalau ada tugas, Yoris itu 'Tolong bikin surat-surat', baru dia datang ke situ," katanya.

"Iya sering datang ke sana, masih saudara kan akrab."

"Dia sama adik saya (Tuti), sama Amel juga akrab."

Selain kerap datang ke rumah Tuti, Danu disebutnya juga kerap pergi bersama Amalia untuk urusan pekerjaan.

"Kalau hubungannya kan dia kerja di yayasan, suka nganter Amel," katanya.

"Kadang anter rapat, sama-sama ke sana, sama Pak Yosef, sama almarhum Tuti juga."

"Jadi kalau ada undangan dia ikut."

Minta Danu Masuk Rumah Tuti

Dalam kesempatan itu, Lilis mengungkap fakta baru yang menyangkut sosok suami Tuti, Yosef (55).

Yosef pun sudah berkali-kali diperiksa menyebut keponakan Tuti, Danu (21) yang juga pegang kunci rumah.

Menurut Yosef, Danu adalah satu-satunya orang di luar keluarga inti yang memiliki akses masuk ke rumah istri pertamanya.

Namun, tudingan Yosef itu dibantah Danu.

Muhammad Ramdanu (21) salah seorang saksi yang sempat disebut memiliki akses keluar-masuk dari rumah korban prampasan nyawa di Subang.
Muhammad Ramdanu (21) salah seorang saksi yang sempat disebut memiliki akses keluar-masuk dari rumah korban prampasan nyawa di Subang. (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

Tak hanya Danu, kakak Tuti, Lilis pun mengungkap fakta baru.

Menurut Lilis, Yosef sempat meminta Danu masuk ke rumah Tuti seusai pembunuhan terjadi.

"Kalau menuduh sih enggak, cuma masalah si Danu itu," ujar Lilis.

"Sebenarnya sebelum ada polisi Danu disuruh Yosef masuk ke rumah itu."

"Iya setelah kejadian, itu waktu pagi Rabu (18/8/2021) pas pembunuhan."

Lilis melanjutkan, saat itu Yosef menghubungi Danu dan memintanya mengecek rumah Tuti.

Alasannya, Tuti dan Amalia kala itu diculik orang tak dikenal.

Karena panik, Danu pun datang ke rumah Tuti.

"Waktu hari Rabu Danu ditelepon sama Yosef suruh ke sana suruh langsung masuk ke rumah," kata Lilis.

"Jadi Yosef yang nyuruh masuk rumah."

"Katanya Pak Yosef, Tuti sama Amel ada yang nyulik, jadi dia disuruh ke sana."

Namun, sesampainya di lokasi kejadian, Danu tak menemukan keberadaan Tuti dan Amalia.

Ia hanya melihat rumah berantakan dan darah berceceran di lantai.

"Iya Danu makanya masuk ke rumah Tuti," terang Lilis.

"Ya cuma lihat-lihat aja, dia mah kaget cuma di dalam rumah itu."

"Dia lihat rumahnya berantakan, dia di sana sebentar."

"Dia langsung ke saya datang ke sini nangis, katanya Amel enggak tahu ada yang nyulik atau apa, ada darah," tandasnya. (TribunWow.com)

Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved