Breaking News:

Berita Semarang

Pembobol Mesin ATM Indomaret Syuhada Terekam CCTV, Polisi Juga Temukan Sidik Jari Pelaku

Aksi pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) kembali terjadi di Indomaret. Kali ini di Indomaret Jalan Syuhada Raya, Tlogosari Wetan Kecamatan P

Dokumentasi Polsek Pedurungan
Polisi memeriksa ATM yang dibobol di Indomaret jalan Syuhada Raya Keluraha Tlogosari Wetan Kecamatan Pedurungan, Senin (20/9/2021). 

"Saya pas buka rolling door (pintu) toko mesin atm sudah dalam keadaan terbuka," ujarnya saat ditemui Tribun Jateng.

Dia melihat kondisi mesin atm penutupnya dalam keadaan patah diduga akibat di gergaji. Tidak hanya itu dirinya juga melihat kondisi atap bagian belakang toko dalam keadaan bolong.

"Penutup mesin ATM dalam keadaan patah akibat digergaji. Kondisinya sudah berantakan. Kemudian atap toko dalam keadaan bolong," jelasnya.

Rizal menuturkan pelaku gagal mengambil uang yang ada di dalam atm. Pelaku tidak bisa membuka cover pengaman atm lainnya.

"Uang yang ada di ATM dalam keadaan masih utuh. Karena pelaku tidak bisa membobol pengaman lainnya yang ada di mesin atm," terangnya.

Meski gagal membobol ATM, kata dia, pelaku berhasil membawa kabur sebagian uang yang di meja kasir. Uang kasir yang hilang sebesar Rp 750 ribu.

"Kondisi meja kasir sudah terbuka dan berantakan," kata dia.

Ia mengatakan  untuk  etalase  saat itu keadaan rapi. Pihaknya masih mengecek  apakah ada barang-barang toko yang hilang atau tidak.

"Kami masih cek barang apa saja yang hilang," tutur dia.

Polisi Temukan Sidik Jari

Polisi temukan sidik jari pelaku pembobolan di mesin ATM Indomaret Jalan Syuhada Raya Kelurahan Tlogosari Wetan Kecamatan Pedurungan, Senin (20/9/2021).

Kapolsek Pedurungan Kompol Asfauri mengatakan kejadian tersebut diketahui pukul 05.45 oleh pegawai Indomaret. Pegawai tersebut saat membuka pintu toko melihat arah kasir dalam keadaan terbuka.

"Sebagian uang di Laci Kasir hilang senilai Rp 750 ribu. Kemudian saksi melihat atap toko sudah dalam keadaan bolong," ujarnya. 

Selanjutnya, kata dia, pegawai tersebut melihat ke arah ATM dalam keadaan rusak. Namun untuk uang ada di dalam brangkas dalam keadaan aman.

"Diduga untuk isi brangkas dlm keadaan aman," jelasnya.

Menurutnya, karyawan Indomaret melaporkan kejadian tersebut sekitar pukul 08.00. Polisi kemudian menindak di tempat kejadian perkara.

"Polisi menemukan banyak sidik jari di mesin atm," ujarnya.

Menurutnya, Polisi juga sudah mengantongi pelaku pembobolan yang terekam CCTV. Pelaku yang melakukan hanya satu orang.

"Pelakunya dimungkinkan beda dengan kasus Gunungpati. Gunungpati lebih terencana dan yang di  Syuhuda masih amatiran," ujar dia.

Menurut dia, pelaku dimungkinkan lari ke belakang toko tersebut. Sebab di belakang toko itu merupakan kebun tebu.

"Belakang Indomaret masih kebun tebu," ujar dia.

Ia mengatakan hingga saat ini masih dua orang saksi yang diperiksa yaitu karyawan Indomaret. Untuk warga belum dilakukan pemeriksaan.

"Yang diperiksa masih karyawannya. Karena yang mengetahui karyawannya," tandasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan menuturkan pelaku gagal membobol ATM Indomaret. Meski begitu pelaku berhasil menggasak uang yang ada di kasir.

"Uang yang dibawa Rp 750 ribu," kata dia.

Ia mengatakan, dari rekaman CCTV terlihat satu pelaku sedang memutari toko. Namun demikian pihaknya memeriksa CCTV tersebut.

"Kami masih memeriksa CCTV tersebut. Pembobolan tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 02.00," tuturnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved