Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jakarta

Ratu Bulu Tangkis Indonesia Era 1980 Terbaring di Rumah Sakit

Masih ingat pebulutangkis Indonesia yang meraih medali emas Asian Games 1978? Kemudian pada ajang SEA Games 1981

Penulis: febby_mahendra | Editor: Catur waskito Edy
istimewa
verawaty fajrin (kiri) legenda bulutangkis Indonesia 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Masih ingat pebulutangkis Indonesia yang meraih medali emas Asian Games 1978? Kemudian pada ajang SEA Games 1981 dan 1987 juga meraih emas?

Dialah Verawaty Fajrin, pasangan ganda putri Rosiana Tendean. Saat ini sedang terbaring di rumah sakit karena kanker paru-paru.

Ratu bulu tangkis Indonesia pada era 1980-an, Verawaty Fajrin, kini terbaring di rumah sakit karena menderita kanker paru-paru.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh legenda bulu tangkis Indonesia yang juga pernah menjadi pasangan bermain Verawaty, yaitu Rosiana Tendean, pada Minggu (19/9/2021) malam.

Menurut Rosiana, Verawaty Fajrin sempat menjalani perawatan kemoterapi di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta, sebanyak lima kali.

Verawaty divonis menderita kanker paru-paru pada Maret 2020. Berkat bantuan Kemenpora dan Kemenkes, Verawaty Fajrin akhirnya dipindahkan ke Rumah Sakit Dharmais, Jakarta.

Setelah mendapatkan perawatan di RS Dharmais, kondisi Verawaty Fajrin sempat membaik sampai diperbolehkan pulang.

Namun, beberapa hari lalu, kondisi Verawaty Fajrin kembali menurun. Dia akhirnya kembali dibawa ke RS Dharmais untuk mendapatkan perawatan.

Rosiana menyebut, kondisi Verawaty Fajrin (63) masih menunggu di ruang transit RS Dharmais hingga Minggu.

Sebab, High Care Unit (HCU) RS Dharmais masih penuh. Rosiana berharap Pemerintah Indonesia bisa segera membantu turun tangan langsung karena kondisi Verawaty Fajrin saat ini mengkhawatirkan.

"Kak Vera hanya pemegang kartu BPJS kelas 2. Dalam kondisi mengkhawatirkan, dia harus menunggu di ruang transit karena HCU penuh," kata Rosiana.

"Mohon pemerintah membantu pengobatan agar kondisi Verawaty membaik,” ujar Rosiana menambahkan.

"Saya terakhir bertemu Kak Vera sekitar Maret lalu. Saat itu Kak Vera terlihat masih sehat. Saya kemudian mendengar Kak Vera sakit pada saat Olimpiade Tokyo 2020," ucap Rosiana.

"Setelah sempat membaik dirawat di RS Dharmais, dia sempat pulang. Namun, beberapa hari lalu, kondisinya memburuk dan dibawa lagi ke Dharmais,” tutur Rosiana.

Verawaty Fajrin adalah legenda bulu tangkis Indonesia yang pernah berjaya pada era 1970 hingga 1980-an.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved